<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103</id><updated>2011-11-28T07:30:46.065+07:00</updated><category term='kegiatan'/><category term='Pijar Menyapa'/><category term='Pijar Mengumumkan'/><category term='kampanye baca tulis'/><category term='launching buku'/><category term='tips menulis bagi remaja (pemula)'/><category term='undangan'/><category term='Pijar dalam berita'/><title type='text'>pijar publishing</title><subtitle type='html'>independent publisher in west borneo

                    BACA &amp;amp; BERGERAK !</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-4795285471167335308</id><published>2010-01-22T11:31:00.002+07:00</published><updated>2010-01-22T11:35:28.896+07:00</updated><title type='text'>nonton bareng film freedom writer dan diskusi buku the diary of a young girl (anne frank)</title><content type='html'>Pijar Publishing mengundang teman-teman untuk hadir dalam acara pemutaran film Freedom Writer yang dilanjutkan dengan diskusi buku the diary of a young girl.&lt;br /&gt;hari: sabtu&lt;br /&gt;tanggal: 23 January 2010&lt;br /&gt;pukul: 18.30 - 22.00 ontime&lt;br /&gt;tempat: Rumah mimpi, taman gitanan&lt;br /&gt;Jl. Letkol Soegiono, dari a. yani, ada jalan masuk sebelum GOR&lt;br /&gt;Pontianak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Freedom Writers&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film yang dibintangi oleh Hillary Swank, Scott Glenn, Imelda Stauton, dan Patrick Dempsey ini adalah film yang didasarkan kepada buku The Freedom Writers. Diary yang disusun oleh seorang guru bernama Erin Gruwell. Film ini adalah kisah nyata yang dialami oleh sejumlah remaja California yang hidup dalam ancaman kerusuhan rasial setelah terjadinya kerusuhan di Los Angeles 1992. Hillary Swank yang berperan sebagai guru bahasa Inggris Erin Gruwel terlibat di dalam upaya penyelesaian masalah rasisme yang begitu kental di kelasnya. Kelas yang dipimpin oleh Gruwel memang dihuni oleh murid-murid dengan latar&lt;br /&gt;belakang ras dan budaya yang sangat beragam. Tak heran, sentimen rasial setiap hari muncul di ruang kelas. Dengan menggunakan pendekatan simpatik, Gruwel memasuki dan mencoba memahami latar belakang murid-muridnya yang begitu sensitif dalam hal ras. Dia mencoba membandingkan antara karikatur seorang murid kulit hitam dengan bibir tebal dan karikatur yang dibuat oleh Nazi mengenai Yahudi yang berhidung besar. Gruwell memperkenalkan dan mengajak murid-muridnya untuk membaca buku The Diary of Anne Frank. Kemudian mereka melakukan perjalanan mengunjungi Museum of Tolerance di Los Angeles untuk memberi gambaran tentang bagaimana peristiwa&lt;br /&gt;rasial yang paling mengerikan pernah terjadi: Holocaust.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinopsis Buku:&lt;br /&gt;Catatan Harian Anne Frank merupakan dokumen paling abadi dari abad dua puluh, dan merupakan salah satu autobiografi paling disukai sepanjang masa. Semenjak terbit tahun 1947, buku ini telah dibaca lebih dari sepuluh juta orang di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anne Frank dan keluarganya, melarikan diri dari horor pendudukan Nazi. Bersembunyi dibelakang sebuah gudang Amsterdam selama dua tahun. Dia berusia tiga belas ketika keluarganya bersembunya di Secret Annex, dan dihalaman-alaman buku ini dia tumbuh menjadi seorang perempuan muda dan menjadi seorang pengamat yang bijak akan watak manusia. Dengan wawasannya, dia menyingkapkan hubungan antara delapan orang yang hidup dibawah kondisi yang luar biasa, menghadapi kelaparan, ancaman ketahuan dan dibunuh yang senantiasa hadir, sepenuhnya terasing dari dunia luar, dan terutama, kebosanan, kesalahpahaman yang remeh, serta frustrasi hidup dibawah ketegangan tak tertahankan, dalam tempat tinggal yang terbatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kisah abadi yang dialami kembali setiap generasi, Catatan Harian Anne Frank hadir tak tertandingkan. Baik bagi pembaca muda dan dewasa buku ini kembali menghidupkan perempuan muda ini, yang untuk sekian waktu bertahan hidup dalam horor terburuk yang pernah ada dalam dunia modern-dan yang tetap menjadi manusia berjaya dan menyayat hati di sepanjang cobaan hidupnya……&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-4795285471167335308?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/4795285471167335308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=4795285471167335308&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/4795285471167335308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/4795285471167335308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2010/01/nonton-bareng-film-freedom-writer-dan.html' title='nonton bareng film freedom writer dan diskusi buku the diary of a young girl (anne frank)'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-8088959807177724018</id><published>2009-07-03T23:55:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T23:56:50.674+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kegiatan'/><title type='text'>Pijar Publishing Gelar Semiloka Kepenulisan</title><content type='html'>Muhammad Iswahyudi, Koordinator program dari kegiatan ini mengatakan bahwa kegiatan ini akan diselenggarakan pada hari Sabtu, (14/3) bertempat di Aula Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT) Kalimantan Barat, Jl. Sutoyo Pontianak. Kegiatan ini akan dibagi dalam dua sessi, yaitu Sessi pertama pukul 08.30 - 11.30 Seminar kepenulisan fiksi dengan para peserta guru SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK, dan mahasiswa keguruan.&lt;span class="fullpost"&gt;Dengan pembicara, Pengamat pendidikan Drs. Soedarto, Akademisi dan penulis opini DR. Leo Sutrisno, Penulis buku dan peneliti Syafaruddin Usman, dan Jurnalis Nur Iskandar. Dan Sessi kedua berlangsung mulai pukul 13.30 - 17.00 wib yaitu lokakarya (workshop) kepenulisan fiksi dan populer dengan pembicara penulis fiksi Pay Jarot Sujarwo dan Jurnalis Nur Iskandar. Peserta pada sessi kedua ini adalah siswa SMA, mahasiswa dan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih menurut Iswahyudi, kegiatan ini merupakan gawe kolaborasi antara Pijar Publishing, Forum Lingkar Pena Kalbar dan Canopy Indonesia yang notabene merupakan lembaga yang concern dengan perkembangan kualitas masyarakat Kalimantan Barat dengan program-program edukasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu pengurus Forum Lingkar Pena Kalbar, Rae Sitta Patappa, mengaku merasa bersemangat dalam kegiatan kali ini. Rae, yang buku kumpulan dongengnya pernah diterbitkan oleh Pijar Publishing memaparkan bahwa selama ini ada kegelisahan di dalam dirinya pribadi ketika melihat kondisi kepenulisan di Kalimantan Barat masih belum memperlihatkan tanda-tanda menggembirakan. Guru sebagai pendidik yang seharusnya punya kemampuan menulis, baik ilmiah dan populer, yang memadai, ternyata masih banyak yang jangankan praktek menulis, bahkan teori menulis pun masih banyak yang belum mengetahuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari sekian ribu guru di Kalimantan Barat, hanya satu dua nama saja yang namanya sering terlihat di koran, apa lagi menulis buku, sangat jarang ditemukan." Ungkap penulis cerita anak yang cerita-ceritanya sering diterbitkan di majalah anak-anak nasional ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu pimpinan Pijar Publishing, Pay Jarot Sujarwo, yang juga menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan ini mengatakan bahwa tidak ada alasan lagi bagi masyarakat Kalbar, khususnya dari kalangan pendidikan, untuk hanya menunggu. Segala macam potensi yang dimiliki Kalbar yang selama ini sia-sia begitu saja, akan menjadi sangat bermanfaat jika ada yang mampu menuliskannya. Pay, yang sudah menghasilkan enam judul buku fiksi ini merasa optimis jika niat untuk melakukan perubahan dengan menulis itu dimulai dari para guru, hal ini tentu akan tertular kepada para siswanya, dan para siswa yang memiliki kemampuan menulis adalah generasi masa depan yang kapanpun tidak pernah tidak siap untuk menjadi agen perubahan Kalimantan Barat menjadi provinsi yang jauh lebih cerdas.&lt;br /&gt;"Bukankah sejarah ada, karena ada yang menuliskan?" Ujar Pay sembari mengajak para guru, mahasiswa, siswa, dan masyarakat umum untuk beramai-ramai mengikuti kegiatan yang akan menghadirkan pembicara yang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya ini.&lt;br /&gt;Bagi para guru, mahasiswa, dan siswa yang ingin mengikuti kegiatan ini, dapat menghubungi sekretariat Panitia, Jl. Karimata, No. 43.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-8088959807177724018?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/8088959807177724018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=8088959807177724018&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/8088959807177724018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/8088959807177724018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2009/07/pijar-publishing-gelar-semiloka.html' title='Pijar Publishing Gelar Semiloka Kepenulisan'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-6441384406499139731</id><published>2009-03-27T12:41:00.002+07:00</published><updated>2009-03-27T12:44:30.608+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kampanye baca tulis'/><title type='text'>Kampanye Baca Tulis di Asrama Petrina Kalbar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/ScxnU5p5ZmI/AAAAAAAAAL4/LgbBGjUeyVk/s1600-h/IMG_5849.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/ScxnU5p5ZmI/AAAAAAAAAL4/LgbBGjUeyVk/s200/IMG_5849.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317738868789306978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah memotivasi ribuan siswa SMP dan SMA yang tersebar di lebih dari 50 sekolah di Kalimantan Barat dengan program kampanye baca tulis, Pijar Publishing yang digawangi oleh penulis fiksi  Pay Jarot Sujarwo, mulai merambah dunia kampus dengan program yang sama, memotivasi para mahasiswa/i untuk mengakrabi dunia baca tulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini agenda tersebut berlangsung di Asrama mahasiswi Petrina, Jalan Kartini No. 3 Pontianak pada (26/3) kemarin. Kedatangan tim Pijar Publishing disambut antusias oleh lebih dari 80 mahasiswi yang menempati asrama tersebut. Ketua Asrama, Anida, mengatakan bahwa asrama Petrina menyambut baik program yang bertujuan membangkitkan kecintaan baca tulis di kalangan masyarakat ini. Apalagi Pay Jarot, tambah Anida, dengan kepiawaiannya sanggup “menghipnotis” dirinya pribadi dan hampir seluruh mahasiswi yang tinggal di asrama bahwa pada dasarnya menulis merupakan suatu hal yang mudah dan dapat dilakukan siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Bang Pay memang piawai untuk membuat kami terkesima dan tertarik lebih dalam untuk terlibat di dalam dunia kepenulisan. Harapan kami setelah ini, semoga warga asrama mampu menghasilkan tulisan-tulisan bermanfaat yang bisa dipublikasikan baik lewat media massa ataupun dalam bentuk buku.” Ujar Anida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada juga disampaikan oleh pengelola Asrama Suster Yohana, SFIC. Suster Yohana mengaku kagum dengan prestasi kepenulisan Pay dan bakatnya mengajak setiap orang untuk membaca dan menulis. Suster Yohana juga menyampaikan harapannya kepada Pijar Publishing semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini saja, tetapi dapat berlanjut pada waktu-waktu mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau perlu kita jadikan agenda motivasi baca tulis ini sebagai agenda tetap tahunan di asrama ini. Biar setiap generasi yang tinggal di asrama Petrina ini memiliki kualitas yang bisa membanggakan dalam dunia baca tulis.” Ujar suster bersemangat yang disambut riuh rendah tepuk tangan seluruh penghuni asrama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu pengelola Pijar Publishing, Pay Jarot Sujarwo mengatakan bahwa selama ini Pijar Publishing memang memfokuskan diri untuk memotivasi remaja di kalangan para pelajar SMP dan SMA. Namun kegiatan motivasi baca tulis untuk kalangan mahasiswa kali ini bukan untuk pertama kalinya. Menurut Pay, pada tahun 2008 lalu saat Pijar Publishing mengunjungi Kota Sintang, selain masuk ke SMA-SMA dirinya juga sempat memotivasi para mahasiswa di asrama Akper Sintang dan Kampus STKIP Sintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pay Jarot yang sangat akrab dengan dunia remaja ini mengaku senang bisa berada dalam satu ruangan di asrama Petrina, terlebih sebagian besar mahasiswi yang menempati asrama tersebut berasal dari daerah. Itu artinya, menurut Pay Jarot, ketika mereka tergugah hatinya untuk menulis, akan banyak potensi daerah mereka sendiri yang akan terdokumentasikan lewat tulisan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukankah banyak potensi daerah ini yang terabaikan begitu saja? Kalau bukan anak daerah sini yang menuliskannya, siapa lagi?” Ungkap Pay yang juga mengatakan akan kembali berkunjung ke daerah hulu seperti Sanggau, Sekadau, Sintang dan Melawi pada pertengahan tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau di setiap Kabupaten Kota ada satu orang saja yang menulis buku tentang daerahnya. Itu berarti akan ada 14 buku (14 kabupaten/Kota di Kalbar, red) yang akan terbit dan membawa perubahan daerah ini ke arah yang lebih baik.” Pungkas penulis yang saat ini tengah menggarap novel tentang akulturasi di Kota Singkawang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-6441384406499139731?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/6441384406499139731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=6441384406499139731&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/6441384406499139731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/6441384406499139731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2009/03/kampanye-baca-tulis-di-asrama-petrina.html' title='Kampanye Baca Tulis di Asrama Petrina Kalbar'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/ScxnU5p5ZmI/AAAAAAAAAL4/LgbBGjUeyVk/s72-c/IMG_5849.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-6807672254377038019</id><published>2008-11-05T02:49:00.005+07:00</published><updated>2008-11-06T13:57:54.967+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='undangan'/><title type='text'>between love and friendship diluncurkan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/SRKVYTBQB-I/AAAAAAAAAJA/r9tgBkx1ltE/s1600-h/cover+between+love%26friendship.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 219px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/SRKVYTBQB-I/AAAAAAAAAJA/r9tgBkx1ltE/s320/cover+between+love%26friendship.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265435159004448738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pijar Publishing bekerja sama dengan LISMA UNTAN mengundang teman-teman untuk hadir dalam acara peluncuran buku karya penulis muda Pontianak, Pi'i yang berjudul Between Love and friendship. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada hari sabtu, 1 november 2008, pukul 09.00 - 11.00 wib, bertempat di Aula POBU UNTAN (seberang kopma untan).&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;selain peluncuran buku, juga akan diselenggarakan bincang-bincang kreatif seputar dunia kepenulisan bersama Pi'i, penulis buku, dan Pay Jarot Sujarwo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Between Love and Friendship merupakann teenlit pertama yang diterbitkan oleh Pijar Publishing, yang mencoba mengajak pembaca di pontianak lebih akrab dengan buku tersebut, sebab cerita cinta yang ditawarkan terjadi di daerah tempat sungai kapuas ini mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan sampai ketinggalan. persediaan buku sangat terbatas. dan tentunya, membeli buku di lokasi acara, akan lebih murah daripada membeli di gramedia. dan bakal dapat tanda tangan penulis :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-6807672254377038019?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/6807672254377038019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=6807672254377038019&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/6807672254377038019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/6807672254377038019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2008/11/between-love-and-friendship-diluncurkan.html' title='between love and friendship diluncurkan'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/SRKVYTBQB-I/AAAAAAAAAJA/r9tgBkx1ltE/s72-c/cover+between+love%26friendship.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-6085444110265769866</id><published>2008-10-17T10:44:00.005+07:00</published><updated>2008-11-06T14:00:29.502+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='launching buku'/><title type='text'>Pijar Publishing Luncurkan Tatapan Kosong</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/SRKV7pcvsoI/AAAAAAAAAJI/PmZTFelZDuw/s1600-h/cover+tatapan+kosong.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 208px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/SRKV7pcvsoI/AAAAAAAAAJI/PmZTFelZDuw/s320/cover+tatapan+kosong.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265435766320771714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lembaga Penerbitan Pijar Publishing Pontianak kembali menerbitkan sebuah buku karya penulis Pontianak berjudul Tatapan Kosong: Catatan Harian Seorang Anak Pelacur, karya Agung Trihatmojo.&lt;br /&gt;Pengelola Pijar Publishing Pay Jarot Sujarwo mengatakan bahwa buku ke tiga belas yang telah diterbitkan Pijar Publishing tersebut akan diluncurkan hari ini, Jum’at (17/8) pukul 15.30-17.00 wib di Toko Buku Gramedia Pontianak. Menurut Pay Catatan Harian Seorang Pelacur adalah buku fiksi kedua yang ditulis oleh Agung Trihatmojo setelah sebelumnya remaja yang masih bersekolah di SMA Santun Untan Pontianak ini sukses dengan buku perdananya berjudul Jika Kau Ingin Menghinaku, Cepatlah Sebelum Detik Itu Tiba.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mengenai gairah kepenulisan remaja Pontianak, Pay Jarot Sujarwo berkomentar bahwa satu tahun belakangan remaja Pontianak sudah mulai menyadari tentang pentingnya dunia baca tulis. Dan tidak sedikit dari mereka yang mulai berani membukukan karya tulisnya.&lt;br /&gt;“Ini merupakan pertanda positif bagi perkembangan kualitas SDM di Kota Pontianak di masa mendatang, sebab semangat membaca dan menulis yang ditumbuhkan sejak remaja merupakan jembatan awal menuju manusia berkualitas.” Ujar penulis muda yang juga memiliki program kempanye baca tulis ke sekolah-sekolah di Kalimantan Barat ini.&lt;br /&gt;Sementara itu penulis buku, Agung Trihatmojo mengatakan bahwa buku yang ditulisnya kali ini bercerita tentang kegelisahan seorang remaja yang mengalami konflik bathin di keluarganya. Masih menurut Agung, buku ini merupakan karya fiksi yang ditulis sebagai media introspeksi bagi para remaja sebagai generasi dengan kondis masih labil.&lt;br /&gt;Agung juga mengucapkan terima kasih kepada Pijar Publishing yang telah bersedia menerbitkan bukunya sehingga kemudian bias diapresiasi oleh segenap masyarakat Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;“Bang Pay dan Pijar Publishing yang dikelolanya merupakan pemuda dan organisasi yang mampu memotivasi kami, para remaja di Pontianak ini, untuk dapat terus berpikir dan bertindak kreatif. Semoga ke depan akan banyak lahir penulis-penulis dari bumi khatulistiwa ini yang lahir dari tangannya.” Tutur Agung memberikan apresiasi kepada Pijar. Sambil menghimbau masyarakat Pontianak untuk hadir pada acara peluncuran bukunya sore ini di Toko Buku Gramedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-6085444110265769866?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/6085444110265769866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=6085444110265769866&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/6085444110265769866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/6085444110265769866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2008/10/pijar-publishing-luncurkan-tatapan.html' title='Pijar Publishing Luncurkan Tatapan Kosong'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/SRKV7pcvsoI/AAAAAAAAAJI/PmZTFelZDuw/s72-c/cover+tatapan+kosong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-4917010788019534413</id><published>2008-07-28T12:03:00.008+07:00</published><updated>2008-11-06T14:02:55.849+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar dalam berita'/><title type='text'>Berikan Penghargaan Ke SMA N 6 Singkawang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/SRKWiYFBD3I/AAAAAAAAAJQ/tebdsjsE3pA/s1600-h/penghargaan+buat+sma+6+skw.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/SRKWiYFBD3I/AAAAAAAAAJQ/tebdsjsE3pA/s320/penghargaan+buat+sma+6+skw.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265436431672741746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hujan yang jatuh di hari minggu kemarin, menjadikan cuaca senin pagi (28/7) di Kota Singkawang terasa lebih dingin dari biasanya. Embun yang bercampur dengan sisa hujan membuat dedaun terlambat mengering. Seperti biasanya, menjelang jam tujuh pagi, meski hawa dingin menyerap pepori, Kota Singkawang tetap memperlihatkan antusiasme masyarakatnya dalam menyambut hari. Jalan raya ramai dilewati anak-anak sekolah, guru, pegawai pemerintahan, karyawan swasta, pun tidak ketinggalan penjual sayur keliling. Seperti biasanya pula, setiap senin pagi, instansi-instansi pemerintahan dan juga sekolah-sekolah melakukan apel pagi atau yang biasa disebut upacara bendera.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pelan-pelan matahari mulai memancarkan sinarnya. Awan abu-abu perlahan menyingkir, menjadi terlihat begitu cerah. Di sekolah-sekolah Kota Singkawang, semenjak pukul 07.00 wib, upacara bendera berlangsung seperti biasanya. Tetapi ada yang tidak biasa terjadi pada upacara senin kali ini, di SMA N 6 Singkawang.&lt;br /&gt;Di barisan dewan guru staf administrasi sekolah tampak dua orang yang untuk pertama kalinya mengikuti upacara bendera di sekolah yang terletak di Kecamatan Singkawang Utara tersebut. Namun dua orang ini bukanlah tenaga pengajar ataupun staf TU yang baru bertugas di SMA N 6, bukan pula peninjau dari lembaga pemerintahan. Dua orang ini adalah tim dari Pijar Publishing, Toni (Ketua Tim Kampanye Baca Tulis Kota Singkawang) dan Pay Jarot Sujarwo, penulis buku sekaligus pengelola Pijar Publishing, yang beberapa hari lalu juga berkunjung ke SMA N 6 Singkawang dalam agenda memotivasi para siswa untuk lebih mencintai dunia baca tulis.&lt;br /&gt;“Hari ini kita kedatangan tamu spesial.” Ujar Hasfidayanti, S.Pi, yang saat itu bertugas sebagai Pembina Upacara.&lt;br /&gt;Sekitar 30 menit upacara bendera selesai. Namun para siswa tidak serta merta membubarkan diri. Tak lama, dari pengeras suara terdengar bahwa akan ada sambutan dari tamu spesial yang tadi disebutkan. Yang dipanggil kemudian berdiri di tengah para siswa sambil memegang micrhopone. Memberikan ucapan salam, mengucapkan terima kasih kepada pihak SMA N 6 Singkawang, kemudian membaca surat resmi yang dibawanya.&lt;br /&gt;Tamu spesial yang disebutkan Hasfidayanti tadi tak lain dan tak bukan adalah Penulis Muda kelahiran Pontianak yang juga terkenal sebagai motivator di dunia kepenulisan bagi para remaja, Pay Jarot Sujarwo.&lt;br /&gt;Dalam sambutannya di hadapan kepala sekolah, dewan guru, staf administrasi, dan seluruh siswa ini, Pay Jarot mengatakan bahwa maksud dan tujuannya datang kembali ke SMA N 6 Singkawang, selain untuk berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah memfasilitasi kegiatan kampanye baca tulis, juga ingin memberikan penghargaan secara resmi kepada Pihak SMA N 6 Singkawang, sebagai fasilitator terbaik di antara sekolah-sekolah yang dikunjungi.&lt;br /&gt;Menurut Pay, Pijar Publishing memberikan penghargaan ini karena SMA N 6 dinilai sebagai sekolah yang paling antusias, baik dari penyambutan pihak sekolah, kuantitas jumlah peserta, dan semangat para siswa. Ada lima sekolah yang dikunjungi, lanjut Pay Jarot, dalam program rutin Pijar di awal tahun ajaran ini di Kota Singkawang, yakni SMA N 2, SMK Mudita, SMA N 6, SMA N 1, MAN Model Kota Singkawang.&lt;br /&gt;“Semoga penghargaan yang diberikan akan semakin memotivasi para siswa untuk lebih bergairah dalam dunia baca tulis. Sebab manusia yang berkualitas, adalah manusia yang akrab dengan bahan bacaan dan mau mengaplikasikannya dalam tulisan. Dan saya percaya hal itu dimiliki oleh siswa-siswi di SMA N 6” Ujar Pay.&lt;br /&gt;Selesai memberikan sambutannya, Pay dari Pijar Publishing kemudian memberikan piagam penghargaan kepada kepala SMA N 6, Suhadi, S.Pd yang disambut gemuruh tepuk tangan seluruh peserta upacara. Selain piagam penghargaan, Pay Jarot juga memberikan sepuluh eksemplar buku terbitan Pijar Publishing berjudul Air Mata Bintang Kutub Utara secara cuma-cuma untuk menjadi penambah koleksi perpustakaan di sekolah tersebut.&lt;br /&gt;Sementara itu Suhadi mewakili pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasihnya atas penghargaan yang diberikan Pijar Publishing. Suhadi mengaku bahwa dirinya tidak pernah mengira bahwa SMA N 6 yang menjadi pilihan sebagai fasilitator terbaik. Dirinya merasa dalam memberikan sambutan pada saat kedatangan Pay beberapa hari lalu, bukanlah sambutan istimewa. Namun Suhadi mengakui bahwa meskipun berlokasi jauh dari pusat kota Kelurahan Sungai Bulan, Kecamatan Singkawang Utara, namun SMA N 6 memiliki antusiasme yang cukup tinggi baik dalam mengikuti proses belajar mengajar, maupun kegiatan ekstra kurikuler.&lt;br /&gt;“Semoga penghargaan kali ini tidak membuat kami tinggi hati, melainkan semakin termotivasi untuk mencetak prestasi.” Ujar Suhadi yang juga mendukung agenda berikutnya yakni kerja sama pihak sekolah dengan Pijar Publishing untuk menyelenggarakan lomba kepenulisan tingkat internal sekolah.&lt;br /&gt;Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Salbiah, pengampu pelajaran Bahasa Indonesia yang mengatakan bahwa SMA N 6 memiliki siswa-siswa dengan potensi menulis yang tidak kalah dengan sekolah-sekolah favorit lainnya di Kota Singkawang ini.*** (rilis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto: Pay Jarot Sujarwo memberikan piagam penghargaan kepada kepsek SMA N 6 Singkawang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-4917010788019534413?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/4917010788019534413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=4917010788019534413&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/4917010788019534413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/4917010788019534413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2008/07/pijar-publishing-berikan-penghargaan.html' title='Berikan Penghargaan Ke SMA N 6 Singkawang'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/SRKWiYFBD3I/AAAAAAAAAJQ/tebdsjsE3pA/s72-c/penghargaan+buat+sma+6+skw.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-2826108593804780645</id><published>2008-07-23T13:39:00.005+07:00</published><updated>2008-11-06T13:46:28.449+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar dalam berita'/><title type='text'>Seminggu Penuh Motivasi Baca Tulis di Singkawang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="file:/C:/Documents%20and%20Settings/Eplus.CYBERPLUS_BILLI/Desktop/atraktif.JPG" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.friendster.com/photos/16467238/1/682357111"&gt;&lt;img src="http://photos-p.friendster.com/photos/83/27/16467238/1_682357111l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Tampaknya setelah Pontianak, Kota Singkawang menjadi target kedua bagi penulis muda kelahiran Kalimantan Barat, Pay Jarot Sujarwo yang dengan getol memotivasi para remaja untuk mencintai dunia baca tulis. Setiap tahun, dalam program Kampanye Baca Tulis yang dilaksanakannya bersama Pijar Publishing ke sekolah-sekolah, selalu saja penulis buku Pontianak “teemager” Under Cover ini menyempatkan diri untuk berkunjung ke Singkawang.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bahkan di awal tahun ajaran 2008/2009 ini Pijar Publishing terlihat lebih serius dalam menjalankan program motivasinya tersebut. Terbukti dengan dibentuknya tim Kampanye Baca Tulis Kota Singkawang yang tidak hanya turun di satu atau dua sekolah, melainkan tujuh sekolah sekaligus yang dilangsungkan selama seminggu berturut-turut, mulai dari hari selasa kemarin (22/7) sampai hari sabtu mendatang.&lt;br /&gt;Toni, Ketua Tim Kampanye Baca Tulis Kota Singkawang mengatakan bahwa dirinya menyambut baik rencana Pay Jarot Sujarwo untuk mencerdaskan masyarakat Kota Singkawang melalui program yang diusung Pijar Publishing ini. Menurut Toni, mantan Ketua Senat STIE Mulia Singkawang ini, dirinya langsung menerima konsep yang ditawarkan oleh Pay untuk mengunjungi sekolah-sekolah yang ada di Singkawang.&lt;br /&gt;“Beberapa bulan lalu saya sudah bertemu dengan Pay saat berkunjung ke sini (Singkawang, red) dan menyambut positif kegiatan yang dilakukannya.” Ujar Toni saat mendampingi Pay Jarot memotivasi para remaja di SMA N 2 Singkawang (22/7) kemarin.&lt;br /&gt;Selanjutnya Toni menjelaskan bahwa selain SMA N 2 Singkawang, Tim Kampanye Baca Tulis Kota Singkawang juga akan membawa Pay Jarot Sujarwo untuk berkeliling ke sekolah yang lain, di antaranya SMK N 2 Singkawang, SMK Mudita, SMA Talenta, SMA N 1 Singkawang, MAN Model Singkawang, dan SMA N 6 Singkawang. Di sekolah-sekolah tersebut Pay yang juga dikenal sebagai motivator remaja di bidang kepenulisan, akan merangsang para remaja kota Singkawang untuk menulis dan mempublikasikan karya tulisnya.&lt;br /&gt;Sementara itu Pay Jarot membenarkan bahwa kedatangannya kembali ke Kota Amoy ini, bukan sekadar mampir saja seperti pada masa-masa sebelumnya. Tetapi dirinya berniat akan membangun sebuah komunitas kepenulisan yang akan menjadi wadah penulis-penulis muda Singkawang untuk berkreativitas di dunia kepenulisan&lt;br /&gt;“Selain kampanye baca tulis, Pijar bekerjasama dengan Dinas Pariwista, Dinas Pendidikan, dan KNPI Kota Singkawang juga akan menyelenggarakan seminar motivasi kepenulisan bertajuk The Power of Diary yang akan berlangsung tanggal dua dan tiga Agustus di Rumah Melayu Pentas Seni Budaya Singkawang dan Taman Pasir Panjang Indah Singkawang.” Ujar Pay sekaligus mengajak seluruh remaja Singkawang untuk mengikuti kegiatan tersebut, yang dihari pertama sosialisasi kegiatan sudah mendapatkan peserta lebih dari 60 orang&lt;br /&gt;“Kita punya target sekitar 300an peserta, dan melihat antusiasme remaja Singkawang, insya Allah target tersebut dapat terpenuhi” lanjutnya.&lt;br /&gt;Pay juga menambahkan bahwa setelah seminar motivasi The Power of Diary, dirinya bersama penggiat sastra Singkawang, khususnya yang masih berusia remaja akan mendeklarasikan Taman Belajar Menulis (TBM) Kota Singkawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Foto:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Atraktif : Aksi teaterikal Pay Jarot Sujarwo dalam memotivasi siswa di SMA N 2 Singkawang, (22/7) kemarin, membuat ratusan remaja di sekolah tersebut terkesima dan bergairah untuk menggeluti dunia kepenulisan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-2826108593804780645?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/2826108593804780645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=2826108593804780645&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/2826108593804780645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/2826108593804780645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2008/07/seminggu-penuh-motivasi-baca-tulis-di.html' title='Seminggu Penuh Motivasi Baca Tulis di Singkawang'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-7353962209298873030</id><published>2008-02-03T21:57:00.003+07:00</published><updated>2008-11-06T13:48:51.448+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar dalam berita'/><title type='text'>800-an Remaja Singkawang Terserang Virus “Baca Tulis” Ala Pijar Publishing</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;: SMP Pengabdi dan SMP N 3 Singkawang Tuan Rumah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suasana pagi di Kota Singkawang tampak begitu akrab. Meski matahari mulai menyembul di balik bebukitan, tapi udara dingin bekas hujan pada malam sebelumnya seperti mengisyaratkan bahwa Kota ini layak dibilang sebagai kota yang sejuk, asri dan ramah, seramah keragaman masyarakat di dalamnya.&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas masyarakat yang beragam ini pun berlangsung seperti biasanya. Tapi ada yang berbeda di SMP N 3 Singkawang pada sabtu pagi (26/1) kemarin. Biasanya, sejak pukul 07.00 pagi, siswa sudah duduk rapi di dalam kelasnya masing-masing. Melewati rutinitas pelajaran demi pelajaran hingga jam pulang sekolah. Tapi tidak untuk sabtu pagi itu.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pukul 08.30 wib, lapangan sekolah dipenuhi oleh sekitar 600an siswa. Sebagian di antara mereka juga ada yang duduk di selasar sekolah. Beberapa orang guru tampak mendampingi di sela-sela kerumunan. Seluruh mata mereka terfokus kepada seorang lelaki muda berpostur kurus tinggi, mengenakan kaos berwarna merah menyala. Di tangan pemuda itu tergenggam sebuah micropohone, untuk beberapa saat kemudian dari mulutnya muncul seruan tentang betapa berharganya hidup ini jika setiap siswa mau menyisihkan waktunya minimal 5 menit saja setiap harinya untuk menulis catatan harian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Detik di arloji terus berjalan. Menit demi menit dilewati oleh para siswa dengan penuh semangat. Terlebih, lelaki muda yang berdiri di bagian paling depan dengan microphone di tangannya tidak pelit mengeluarkan gurauan-gurauan cerdas yang membuat mereka tertawa senang. Semangat 600an siswa SMP N 3 Singkawang tersebut membuat lelaki itu tidak kalah bersemangat untuk bercerita seluk beluk proses kreatif kepenulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Buku harian adalah sahabat kita yang paling setia, tidak cerewet, sabar dan bijaksana. Buku harian dapat pula menjadi sebuah media introspeksi bagi diri kita. Dengan menuliskan kesalahan-kesalahan yang kita perbuat, membacanya kembali, kemudian kita akan termotivasi untuk tidak lagi melakukan kesalahan tersebut di hari yang akan datang. Dengan demikian, kita akan mampu menjadi manusia berkualitas.” Katanya bercerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lelaki muda ini bernama Pay Jarot Sujarwo. Seorang keturunan Jawa yang dilahirkan di Kalimantan Barat, yang merasa tergugah untuk mengajak para remaja di tanah Borneo bagian barat ini agar mencintai dunia baca tulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehadirannya di SMP N 3 Singkawang sabtu pagi kemarin adalah bukti konkret dari upayanya untuk menjadikan masyarakat, khususnya remaja, lebih cerdas dengan membaca dan menulis. Kunjungan tersebut merupakan program dari lembaga penerbitan independent Pijar Publishing yang dikelolanya, yakni kampanye baca tulis ke sekolah-sekolah. Dan SMP N 3 Singkawang adalah sekolah ke26 yang dikunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lewat press release yang dikirimkannya ke harian ini, Pay Jarot mengatakan bahwa tidak akan ada perubahan yang berarti berkaitan dengan kualitas Sumber Daya Manusia di Kalimantan Barat ini jika kita hanya menganalisis dan membahasnya di meja-meja seminar ataupun forum-forum diskusi yang para pesertanya puas dengan sertifikat yang didapat dari panitia, tapi follow up-nya di lapangan nyaris tak terdengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pay melanjutkan, salah satu masalah kenapa SDM di Kalbar ini memiliki kualitas yang belum bisa bersaing di daerah-daerah lainnya, dikarenakan kecintaan terhadap baca tulis tidak ditanamkan sejak dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Di sekolah, sistem pendidikan yang berlaku lebih mengarahkan para siswa untuk menjadi seorang pekerja, tanpa diimbangi dengan skill (keterampilan, red) memadai.” ujar Pay yang juga produktif menulis di berbagai media cetak ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal senada disampaikan Magdalena, salah seorag guru SMP N 3 Singkawang yang mengundang Pay untuk hadir di sekolahnya. Menurut Magdalena, selama ini siswa melulu dijejali dengan berbagai macam teori pelajaran supaya berhasil mendapatkan nilai yang baik dalam ujian nasional. Terlebih di SMP N 3 Singkawang, ujar Magdalena, termasuk salah satu sekolah standar nasional yang tahun depan akan dipersiapkan menjadi sekolah standar internasional. Akhirnya para guru disibukkan dengan tetek bengek kurikulum dari pusat, sehingga kesulitan mencari waktu untuk pengembangan diri siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Beruntung kemarin saya sempat ketemu mas Pay di SMP Pengabdi Singkawang. Selepas memotivasi siswa di sekolah tersebut, langsung saja saya undang beliau untuk hadir di sekolah kami.” Kata Magdalena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum sampai di SMP N 3 Singkawang, selama dua hari (24-25/1) Pijar Publishing memang mengkampanyekan baca tulis di SMP Pengabdi Singkawang. Di sekolah yang dipimpin oleh Suster Cornelia tersebut, Pay berkesempatan memotivasi lebih dari 200 orang siswa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berbeda dengan di SMP N 3 Singkawang yang sekaligus menghadapi 600an remaja, di SMP Pengabdi Singkawang, Pay berpindah-pindah dari kelas satu ke kelas yang lain bertepatan dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Meskipun berbeda teknis acara, namun antusiasme siswa SMP Pengabdi tak kalah seru dengan para siswa di SMP N 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Setelah ini kemana lagi Pay?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; “Saya tidak perduli ke sekolah mana lagi yang akan saya kunjungi, yang saya peduli adalah dari kunjungan tersebut, harus ada paradigma yang berubah dibenak para remaja, bahwa sekolah tidak hanya menjadikan kita manusia yang memiliki nilai raport yang bagus, tetapi juga kemampuan untuk terus menerus bertindak kreatif. Salah satunya dengan membaca dan menulis.” Ujar Pay mengakhiri pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rutinitas masyarakat di Kota Singkawang setelah itu memang berjalan seperti biasanya. Perbedaannya sekarang adalah, ada sekitar 800an remaja dari dua sekolah yang berbeda, yang mulai menyadari bahwa hidup tanpa membaca dan menulis seperti reranting dedaunan yang perlahan mengering dan jatuh ke tanah sebagai sampah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-7353962209298873030?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/7353962209298873030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=7353962209298873030&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/7353962209298873030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/7353962209298873030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2008/02/800-remaja-singkawang-terserang-virus.html' title='800-an Remaja Singkawang Terserang Virus “Baca Tulis” Ala Pijar Publishing'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-1124510556082607815</id><published>2008-01-21T19:13:00.003+07:00</published><updated>2008-11-06T14:13:31.208+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar Mengumumkan'/><title type='text'>Pijar terbitkan puisi siswa SMA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/SRKZDT8hOtI/AAAAAAAAAJg/i5BZ5eZpwN4/s1600-h/cover+bintang+kutub+utara.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 210px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/SRKZDT8hOtI/AAAAAAAAAJg/i5BZ5eZpwN4/s320/cover+bintang+kutub+utara.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265439196522298066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kamu-Kamu remaja pecinta sastra Kalimantan Barat yang selama ini merindukan penulis-penulis lokal? Kamu kesulitan mencari buku-buku karya penulis lokal di rumah kita ini? Kamu harus garuk-garuk kepala ketika mendapat tugas puisi dari guru bahasa indonesia di sekolah? Jangan Khawatir&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lembaga Penerbitan Pijar Publishing yang masih setia dengan kamu-kamu semua remaja kalimantan Barat, kembali menerbitkan buku baru yang layak dan perlu kamu-kamu miliki. Sebuah kumpulan puisi dengan judul Air Mata Bintang Kutub Utara, yang ditulis oleh teman-teman kita yang berasal dari SMA Santo Ignasius Singkawang dan SMA Santo Paulus Pontianak. Berisi puisi-puisi yang jujur, mudah dicerna dan memikat. seperti ciri khas buku2 Pijar Publishing yang lain, Air Mata Bintang Kutub Utara masih dikemas dalam ukuran buku saku, sehingga mudah dibawa kemana-mana. di bis kota, perpustakaan sekolah, mall, toilet, sambil nunggu jadwal bioskop tiba, buku ini selalu asik dibaca. terlebih harga jualnya murah meriah. Hanya 5 ribu rupiah. Hayo mahal mana dengan harga pulsa HP mu? Inngin memilikinya? Hubungi Pay Jarot Sujarwo di 085245380171. Atau datang di crue majalah Varia SMA Santo Paulus Pontianak dan Juga Nano Basuki (Guru Bahasa Indonesia SMA Santo Ignasius Singkawang) Buruan, persediaan terbatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-1124510556082607815?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/1124510556082607815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=1124510556082607815&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/1124510556082607815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/1124510556082607815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2008/01/buku-terbaru-terbitan-pijar-publishing.html' title='Pijar terbitkan puisi siswa SMA'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/SRKZDT8hOtI/AAAAAAAAAJg/i5BZ5eZpwN4/s72-c/cover+bintang+kutub+utara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-6321680576624938169</id><published>2008-01-21T19:07:00.001+07:00</published><updated>2008-11-06T13:50:48.664+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar dalam berita'/><title type='text'>Perlu Kampanye Bersama, Mencintai Bahasa</title><content type='html'>Terbit di Harian Borneo Tribune, senin 21 Januari 2008&lt;br /&gt;Ditulis oleh Hartono (Wartawan Borneo Tribune)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pijar Publishing bekerjasama dengan SMA Santo Paulus Pontianak mengadakan launching buku yang berjudul Air Mata Bintang Kutub Utara (AMBKU). Buku ini merupakan antologi puisi siswa SMA Santo Paulus Pontianak dan SMA Santo Ignasius Singkawang &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Launching buku ini merupakan bagian dari kampanye baca tulis ke sekolah-sekolah tentang bahasa dan sastra Indonesia." Ujar Pengelola Pijar Publishing Pay Jarot Sujarwo, sabtu (19/1) kemarin.&lt;br /&gt;Acara digeber di ruangan multi media SMA St. Paulus Pontianak pada hari Sabtu, 19 Januari 2008.&lt;br /&gt;Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa dalam mengembangkan bakat dan minat mereka dalam menulis sebuah karya sastra yang indah. Baik berupa cerpen atau puisi. Di Kota Pontianak, urgensi bahasa dan sastra indonesia masih rendah. butuh proses panjang mengatasi masalah tersebut.&lt;br /&gt;Salah satu yang dilakukan Pay adalah melakukan kampanye baca tulis ke sekolah-sekolah. Memang awalnya banyak siswa yang merasa kaget ketika kampanye baca tulis berlangsung di sekolah mereka. Mereka seolah-olah bertanya apakah mereka bisa menulis, apalagi untuk diterbitkan. Itulah berbagai pertanyaan yang mereka lontarkan kepada Pay saat bertandang ke sekolah.&lt;br /&gt;Selain itu, Pay juga mengumpulkan karya-karya siswa dan jika layak maka akan diterbitkan.&lt;br /&gt;"Meskipun boleh dibilang karya mereka belum tentu berkualitas, akan tetapi yang lebih penting adalah semangat." paparnya. Pada dasarnya mereka memiliki potensi yang kuat. akan tetapi merasa kurang percaya diri.&lt;br /&gt;Sejak berdiri pada tahun 2005, Pijar Publishing telah menerbitkan 9 judul buku. Sebagian bersar buku yang diterbitkan adalah kumpulan cerpen dan puisi dan dengan segmen utama adalah anak remaja. Pay Jarot Sujarwo juga mengharapkan ke depannya buku akan menjadi akrab di kalangan masyarakat Kalbar, khususnya para remaja di Kota Pontianak.&lt;br /&gt;"Saat ini saya melihat daya serap masyarakat untuk membaca buku masih sangat rendah." Ungkapnya.&lt;br /&gt;Masyarakat, kehususnya kalangan remaja lebih senang membaca buku komik atau buku cerita ketimbang membaca buku yang lebih berbobot. Sejak dini budaya membaca harus ditanamkan, sehingga ketika dewwasa, mereka sudah terbiasa untuk membaca dan menulis. Dari sinilah akan melahirkan para penulis handal dan melahirkan karya-karya bermutu.&lt;br /&gt;Dengan launching buku ini diharapkan para siswa lebih mengenal dan mencintai bahasa dan sastra Indonesia. Pijar Publishing berkomitmen akan membantu para siswa atau para pelajar dalam menyalurkan bakat dan hobi mereka untuk menulis.&lt;br /&gt;Buku Air Mata Bintang Kutub Utara merupakan kumpulan puisi yang ditulis oleh para siswa dari SMA St. Ignasius Singkawang dan SMA St. Paulus Pontianak.&lt;br /&gt;"Selain menyalurkan minat dan bakat mereka menulis, tujuan lainnya dalah untuk mengenalkan bahasa dan Sastra kepada mereka." Pungkas Pay Jarot Sujarwo.&lt;br /&gt;Guru Bahasa Indonesia SMA St. Paulus Pontianak Bruder Gerardus Weruin, MTB mengatakan, "Saya menyambut baik kegiatan ini, terutama kehadiran bapak ibu guru dari sekolah-sekolah yang ada di Kota Pontianak ini.&lt;br /&gt;Br. Gerard mengatakan ada keprihatinan terhadao gejala bahasa yang terjadi, terutama kepada para pelajar. Dengan masuknya modernisasi membuat bahasa semakin ditinggalkan oleh generasi muda seperti yang terjadi saat ini. Mereka lebih populer dengan bahasa gaul seperti dalam sinetron.&lt;br /&gt;Pada saat diskusi, beberapa guru Bahasa Indonesia yang hadir juga mengeluhkan hal yang sama. Namun pada dasarnya bahwa pendidikan dan penggunaan bahasa pada awalnya adalah dari rumah. Orang tua seharusnya membiasakan diri berbahasa yang sopan kepada anak-anaknya dan ketika mereka di sekolah tinggal diperdalam. Meskipun di sekolah diajarkan cara dan tata krama berbahasa, namun ketika mereka kembali ke rumah atau lingkungan kebiasaan itu kembali lagi.&lt;br /&gt;Beberapa orang guru yang hadir juga mengungkapkan hal yang serupa, mereka merasa prihatin dengan perkembangan bahasa saat ini. Persoalan bahasa merupakan persoalan yang sepele, namun jika tidak cepat diantisipasi Bahasa Indonesia yang sesungguhnya akan hilang akibat perkembangan modernisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-6321680576624938169?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/6321680576624938169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=6321680576624938169&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/6321680576624938169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/6321680576624938169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2008/01/perlu-kampanye-bersama-mencintai-bahasa.html' title='Perlu Kampanye Bersama, Mencintai Bahasa'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-2673991181473413357</id><published>2008-01-18T13:53:00.000+07:00</published><updated>2008-01-18T13:57:56.699+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar dalam berita'/><title type='text'>pijar back to school, kunjungan sastra di SMP immanuel disambut antusias</title><content type='html'>Setelah beberapa waktu istirahat yang dikarenakan liburan panjang hari raya, pergantian tahun dan semesteran, di awal 2008 ini lembaga penerbitan independent di Kota Pontianak Pijar Publishing, kembali berkunjung ke sekolah-sekolah guna melanjutkan program tetapnya yakni kunjungan sastra dan mengkampanyekan baca tulis di kalangan pelajar berusia remaja di Kota Pontianak khususnya dan beberapa daerah lain di Kalimantan Barat.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pengelola Pijar Publishing Pay Jarot Sujarwo menjelaskan bahwa sekolah pertama yang dikunjungi adalah SMP Kristen Immanuel yang berlangsung selama kurang lebih 1 minggu dimulai sejak tanggal 16/1 kemarin dan berakhir sampai tanggal 22/1 mendatang. &lt;br /&gt;Pay mengatakan bahwa pada awalnya Pijar hanya menawarkan kunjungan selama 3 hari untuk memotivasi siswa agar lebih akrab dengan dunia baca tulis. Tetapi karena pihak sekolah menginginkan seluruh kelas, kecuali kelas 3, bisa termotivasi, akhirnya kegiatan ini diperpanjang hingga satu minggu.&lt;br /&gt;Salah seorang guru bahasa Indonesia SMP Immanuel Pontianak, Epianus menjelaskan bahwa pihak sekolah menyambut gembira kegiatan seperti ini. Terlebih, menurutnya, untuk memberikan pemahaman mengenai sastra atau dunia kepenulisan yang lebih luas kepada siswa guru kerap mengalami kendala seperti terbatasnya materi dan waktu yang sudah ditentukan oleh kurikulum yang berlaku. &lt;br /&gt;Epianus menambahkan bahwa selama ini mata pelajaran Bahasa Indonesia termasuk salah satu mata pelajaran yang kurang diminati siswa dibanding pelaran-pelajaran ilmu alam. Padahal Bahasa dan Sastra Indonesia memiliki korelasi yang sangat erat dengan mata pelajaran yang lain.&lt;br /&gt;“Kedatangan mas Pay dengan lembaga Pijar Publishing sangat membantu kami para guru dalam hal menanamkan kesadaran siswa tentang betapa pentingnya dunia baca tulis. Kegiatan seperti ini layak diberikan apresiasi dan didukung oleh pihak-pihak terkait.” Ujar guru pengampu mata pelajaran bahasa Indonesia SMP Immanuel ini.&lt;br /&gt;Dalam program kampanye baca tulisnya di SMP Immanuel, Pay memberikan motivasi terhadap siswa dengan teknis roling dari kelas ke kelas bertepatan dengan jadwal mata pelajaran Bahasa Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Peluncuran Buku&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selain memotivasi siswa, Penulis muda yang sekaligus mengelola lembaga penerbitan Pijar Publishing ini juga mempromosikan buku yang baru diterbitkannya yang berjudul Air Mata Bintang Kutub Utara, berupa antologi puisi yang ditulis oleh siswa SMA Santo Ignasius Singkawang dan Santo Paulus Pontianak. Buku tersebut akan dilaunching hari ini, sabtu (19/1), pada pukul 09.00 wib yang bertempat di SMA Santo Paulus Pontianak. Selain meluncurkan buku, Pijar Publishing juga akan mengadakan diskusi sastra dan pengajaran di sekolah yang akan mengundang guru-guru bahasa Indonesia SMP di Kota Pontianak dengan pembicara Br. Gerardus Weruin dan Pay Jarot Sujarwo.&lt;br /&gt;“Kami mengundang seluruh guru Bahasa Indonesia untuk dapat hadir dan berbagi pengalaman dalam forum diskusi ini sehingga ada solusi yang dapat diterapkan sehingga mampu memperbaiki kualitas pengajaran bahasa dan sastra Indonesia di dalam kelas.” Ujar Pay&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-2673991181473413357?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/2673991181473413357/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=2673991181473413357&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/2673991181473413357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/2673991181473413357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2008/01/pijar-back-to-school-kunjungan-sastra.html' title='pijar back to school, kunjungan sastra di SMP immanuel disambut antusias'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-780897039153114983</id><published>2007-11-19T18:37:00.000+07:00</published><updated>2007-11-19T19:00:36.769+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips menulis bagi remaja (pemula)'/><title type='text'>tulisan tidak dimuat di koran</title><content type='html'>"Sebelumnya makasih karena telah banyak mengajarkan saya tentang menulis. dan sebagai tindak nyatanya, saya akhirnya memberanikan diri mengirimkan cerpen yang saya tulis ke media masa. itu terjadi sebulan yang lalu. tapi sampai hari ini tulisan saya tersebut kok tidak dimuat juga. gimana nih? saya takut saya jadi ilpiil karenanya. dan seterusnya dan seterusnya&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;kalimat di atas adalah sebagian email dari seorang kawan yang saya terima. isinya berkeluh kesah, kenapa tulisannya tak kunjung dimuat di koran. sebenarnya bukan hanya seorang kawan, tapi beberapa orang dan berorang-orang yang lain pun mengalami hal yang sama. mengirimkan tulisannya ke media massa, tak kunjung di muat juga. tapi kasus yang menimpa kawan kita satu ini agak gawat, ketakutan akan ilpil (ilang piling) sedang melanda dirinya. kenapa gawat? ya iyalah. bahkan gawat banget. masak cuma gara-gara tulisan kita ditolak redaktur koran, kemudian kita merajuk atau bahkan tidak punya keinginan untuk menulis lagi. saya coba meng-sms kawan tersebut: sudah berapa kali kamu mengirimkan naskahmu ke koran. di balas. cuma sekali dan saya takut mengirimkannya lagi. Ya ampun. cuma sekali mngnirimkan tulisan ke koran, tidak dimuat, lalu ilpil untuk nulis. sekali lagi. ya ampun (pake Y, baca: ya ampYun).&lt;br /&gt;setelah saya berulangulang mengucapkan ya ampyun kepadanya namun tidak juga membuat dia ilang ilpin (ilang ilang piling, wah maap tatabahasanya semrawut), saya kemudian beranjak ke meja komputer, connect internet dan membalas emailnya. dibagian awal email balasan saya, saya ceritakan pengalaman saya saat mengirimkan tulisan ke koran. kira2 begini:&lt;br /&gt;dulu, setiap hari saya menulis minimal 1 judul puisi. berarti setiap minggu ada 7 judul yang saya buat (ga peduli apakah puisi yang saya tulis bagus atau tidak), nah di hari senin, 7 judul yang telah saya tulis tersebut saya ketik di mesin tik, saya masukkin amplop, lalu saya kirim ke koran. hari minggu saya cek, tidak dimuat. minggu malam, saya kembali mengetik 7 judul puisi yang telah saya tulis di buku harian. esoknya (hari senin) kembali saya ke kantor pos, mengirimkan puisi tersebut ke koran. hari minggu saya cek lagi, tidak dimuat. malamnya saya ketik lagi. besoknya saya kirim lagi. minggu saya cek lagi. tidak dimuat lagi. terus menerus saya kirim. terus menerus tidak dimuat. lalu apakah kemudian saya ilpil? enggak tuh. sumpeh deh. kenapa? ini jawaban saya. karena saya menulis bukan untuk supaya dimuat di koran. melainkan saya menuliskan apa yang saya rasakan. bercerita tentang apa yang saya alami, pendapat-pendapat saya, dan semacamnya. kalaupun koran tidak pernah memuat tulisan saya, saya tetap menulis. lalu kenapa saya tetap ngotot mengirimkan tulisan tersebut ke koran? tentu saja ada kepuasan tersendiri jika tulisan kita dapat dibaca orang banyak, disamping ada honor yang kita terima jika tulisan kita dimuat di koran. tapi kalau tidak dimuat? biarin aja tidak dimuat. kita tulis lagi. kita kirim lagi. lalu sampai kapan? ya, sampai dimuat.&lt;br /&gt;dan akhirnya tulisan saya (cerpen) dimuat juga di koran, harian bernas nama korannya, setelah selama enam bulan saya tidak berhenti mengirimkan amplop2 berisi tulisan saya dikoran tersebut. 6 bulan? sebegitu lamakah? enggak juga. saya punya teman yang terus menerrus mengirimkan tulisannya selama 2 tahun, tak kunjung dimuat juga. bahkan dari pertama menulis sampai hari ini, juga tidak dimuat. ssaya lebih beruntung. nah, setelah proses pemuatan tulisan tersebut, minggu2 berikutnya, tidak terlalu sulit tulisan saya untuk dimuat. kirim ke koran yang lain, juga tidak terlalu lama. dimuat. kirim. dimuat. kirim. dimuat.&lt;br /&gt;ups, bay de we, postingan ini terlalu panjang ga ya? jadi ga sadar neh. hmmmm, lanjut aja lain kali ya. soalnya ada pesan masuk di hp ku. menyuruhku pergi ke suatu tempat demi menghibur orang yang nyaris ilpil. lanjut besok ya. muah. semoga ga ilpil lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-780897039153114983?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/780897039153114983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=780897039153114983&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/780897039153114983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/780897039153114983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/11/tulisan-tidak-dimuat-di-koran.html' title='tulisan tidak dimuat di koran'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-9134331859904048765</id><published>2007-11-17T10:30:00.000+07:00</published><updated>2007-11-17T10:48:05.589+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar dalam berita'/><title type='text'>Pijar Publishng Penerbit Indie Paling Kreatif</title><content type='html'>Terbit di Borneo tribune, 11 November 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia tulis menulis belakangan ini semakin banyak diminati berbagai kalangan. Akan tetapi tidak sedikit pula khalayak yang memandang sebelah mata akan prospek yang dimiliki oleh dunia tulis menulis. Pay jarot Sujarwo dengan modal memiliki hobi menulis buku harian, sejak ia duduk di bangku kelas 2 SD, hingga kini sudah menerbitkan beberapa buah buku.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di bawah payung Pijar Publishing, Pay menyalurkan hobby menulisnya. Kebiasaannya menulis buku harian ternyata banyak bermanfaat dengan karya-karyanya kelak. Hobbynya menulis buku harian tersebut, membuat ia terdorong menerbitkan karya-karya tulisnya tersebut dalam bentuk buku sederhana.&lt;br /&gt;Dengan kesederhanaan buku yang ia terbitkan dengan usahanya sendiri dan tanpa campur tangan orang lain. karena dari buku yang diterbitkannya, Pay sendiri yang mengedit, melayout dan juga mendisain buku itu sedemikian rupa. Dan ia juga yang mengantarkannya ke percetakan sekaligus memasarkannya. Pada awal penerbitan bukunya yang di dalamnya merupakan kkumpulan cerpen yang diberi judul Nol Derajat, yang dicetak sebanyak 1000 eks, dengan harga 5 ribu rupiah/buku, terjual habis dalam waktu kurang dari 1 bulan. Hal ini diluar dugaan Pay, karena buku yang didisain sederhana tersebut, ternyata banyak diminati oleh banyak orang terutama kalangan remaja.&lt;br /&gt;Pay yang bisa dikatakan penyemangat bagi para remaja yang memiliki minat menulis. Karena sasaran (target) dari pay Jarot Sujarwo adalah para remaja yang didominasi oleh pelajar yang duduk di bangku SMA. Pay bersemangat untuk memberikan semangat kepada para siswa yang lebih cenderung memiliki buku harian. Dari buku harian dan juga puisi yang dimiliki oleh remaja, kemudian ia bukukan dalam bentuk yang sederhana akan tetapi menarik minat para remaja.&lt;br /&gt;Selama Pay menekuni profesi barunya tersebut, ia telah menerbitkan 7 buku yang telah dibaca oleh para peminat buku, khususnya cerpen dan juga puisi. Pay juga memberikan motivasi bagi pelajar sekaligus guru untuk tidak menyembunyikan bakat menulis yang dimilikinya. "Dimana ada kamauan, di situ ada jalan."&lt;br /&gt;Dengan falsafah yang ia kagumi sejak kelas dua SD tersebut, ia bisa menepis pandangan miris rekan-rekannya dan juga orang2 yang ada di sekitarnya, yang menganggap dunia penulisan itu tidaklah menjanjikan. Kondisi itu sama sekali tidak membuat semangat Pay berkurang dan juga mundur dan menyerah. Malahan dengan adanya pandangan orang yang kurang suka terhadap aktivitasnya tersebut, membuat ia ingin terus melaju bagaikan roket dalam dunia penulisan (B13)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-9134331859904048765?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/9134331859904048765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=9134331859904048765&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/9134331859904048765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/9134331859904048765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/11/pijar-publishng-penerbit-indie-paling.html' title='Pijar Publishng Penerbit Indie Paling Kreatif'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-395610713760046473</id><published>2007-11-14T13:11:00.000+07:00</published><updated>2007-11-14T13:18:08.491+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips menulis bagi remaja (pemula)'/><title type='text'>PD dengan apa yang kita tulis</title><content type='html'>Kasus yang sering saya jumpai di kalangan temen-temen remaja di Kota Pontianak, salah satunya seperti ini: "Pay, saya suka nulis puisi/cerpen/diary, saya ingin mempublikasikannya, tapi maluuuu. soalnya masih jelek." komentar saya sederhana:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ya sudah, simpan aja tulisanmu di lemari atau di bawah kasur, lalu berdoa semoga minggu depan tulisanmu sudah tidak jelek lagi." saya mohon maaf, jika komentar yang saya berikan kebeberapa temen, menyinggung perasaan. tentu saja saya tidak bermaksud menghina/melecehkan tulisan temen2. cuma pesan singkat saja, kalau kita malu memperlihatkan tulisan kita kepada orang lain, yaahh, bagaimana tulisan kita bisa berkembang.&lt;br /&gt;Ok deh, mungkin kita masih kekeh mengklaim malu mengirimkan karya ke media massa, karena tidak PD dengan apa yang kita tulis. langkah sederhana ketika kita selesai nulis, tunjukin apa yang kita tulis tersebut kepada orang2 terdekat kita: papa-mama, ssahabat karib, kakak-adik, kekasih tercinta, temen sekolah, atau siapa saja. jangan cuma dikasi liat, tapi suruh mereka membaca dan memberi komentar. nah, terhadapa apapun komentar yang kalian terima, anggap saja itu sebagai kritik yang membangun untuk kemudian kita ada alasan untuk merivisi tulisan tersebut menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;"Tapi kalau mereka menghina tulisan saya?"&lt;br /&gt;hmm, kalau itu sampai terjadi, ketahuilah, sesungguhnya yang menghina tulisanmu kemampuan menulisnya tidak lebih baik dari pada kamu. cuekin aja. semakin banyak orang yang mengatakan tulisan kita tidak bagus. berarti semakin termotivasi diri kita untuk memperbagus tulisan tersebut.&lt;br /&gt;hal ini, jika telah menjadi kebiasaan, lama kelamaan akan muncul kepercayaan diri yang begitu kuat terhadap apa yang kita tulis. PD dengan apa yang kita tulis adalah salah satu syarat mutlak yang harus dimiliki bagi mereka yang mau menjadi penulis. lha, bagaimanna bisa kita menjadi penulis, kalau kita tidak PD dengan apa yang kita tulis.&lt;br /&gt;belum lama, saya mendapat email dari seorang kawan yang berencana menerbitkan cerpen2nya dalam bentuk buku. dia bilang: pay, aku baru saja membaca cerpen2 yang ditulis seno gumira, sungguh, setelah membacanya, aku jadi kehilangan kepercayaan diri untuk menerbitkan cerpen2ku.&lt;br /&gt;wah, kapan bisa berkembangnya kalau kayak gini kasusnya. kalau kita melulu membandingkan tulisan orang2 yang kualitas dan jam terbangnya sudah tidak diragukan lagi dengan apa yang kita tulis. selamanya, tulisan kita tidak akan bisa menyaingi tulisan para penulis ternama tersebut. bukankah lebih baik kalau kita tak pernah berhenti membaca tulisan orang2 terkenal, untuk kemudian dijadikan panduan bagi kita untuk terus memperbaiki apa yang kita tulis. toh, seno gumira waktu belajar menulis, juga membaca tulisan para penulis2 terdahulu kok. dan kenapa kita harus tidak PD?&lt;br /&gt;kalau masih t idak PD juga, pergilah ke minimarket, beli deodorant, usapkan di kertas tulismu, nah, semoga kamu bisa lebih confident terhadap apa yang kamu tulis:)&lt;br /&gt;oya, bagi temen2 yang ingin belajar tentang proses penerbitan buku secara detail dapat &lt;a href="http://www.naskahoke.com/e-mbig/?id=pijar"&gt;klik di sini&lt;/a&gt;,&lt;br /&gt;di situ terdapat e-book yang berjudul menerbitkan buku itu gampang. kalau kawan2 tertarik, kawan-kawan bisa mendapatkannya.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-395610713760046473?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/395610713760046473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=395610713760046473&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/395610713760046473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/395610713760046473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/11/pd-dengan-apa-yang-kita-tulis.html' title='PD dengan apa yang kita tulis'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-782142489458782088</id><published>2007-11-06T15:18:00.000+07:00</published><updated>2007-11-14T13:45:36.500+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips menulis bagi remaja (pemula)'/><title type='text'>Mau jadi Penulis yang Baik? Harus Jadi Pembaca yang Baik</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Dalam beberapa kali kesempatan Pijar Publishing mengunjungi sekolah-sekolah untuk memotivasi siswa dalam dunia tulis menulis, saya sering mendapat pertanyaan. hmm, entah pertanyaan, entah keluhan. entahlah. kira2 berbunyi seperti ini: Pay, saya tertarik untuk menjadi penulis, tapi bingung hendak memulainya dari mana?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;" class="fullpost"&gt;&lt;code&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;code&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;jawaban sederhana dari pertanyaan atau keluhan tersebut adalah: yaaaa, sampai kapanpun kamu tidak akan bisa menjadi penulis. lho kok? jelas lah. yang namanya seorang penulis tentu saka aktivitas yanng dilakukannya adalah menulis. nah, kalau kita bingung harus memulainya dari mana? ya, tentu saja kita tidak akan bisa menjadi penulis.&lt;br /&gt;alexander mering, atau saya lebih akrab menyapanya dengan sebutan bang wisnu pamungkas, seorang naratif jurnalis di harian borneo tribune pernah mengatakan, kalau mau menjadi penulis, ya menulislah. sebenarnya itu bukan kata dia. tapi kata siapa saja yang telah menyandang predikat penulis. bohong kalau seorang penulis, tidak menulis. nah, kalau bingung untuk memulainya bagaimana? jawabannya adalah, kalau bingung untuk memulai menulis, yang harus dilakukan adalah menulislah. masih bingung juga? ya, menulis lah lagi. semakin sering kita kebingungan, maka semakin banyak tulisan kita.&lt;br /&gt;hmm, mungkin lebih jelasnya begini: pergi ke warung, beli buku tulis, lalu baptislah buku tulis itu menjadi buku harian. nah, mulailah menulis di buku itu SETIAP HARI. saya ulangi SETIAP HARI. kalau kita bingung, tulislah tentang kebingungnan itu. katakan saja bahwa "aku sedang bingung mau menulis apa. tapi sungguh, aku ingin menjadi seorang penulis. hmm, bagaimana ya caranya supaya aku bisa menulis? baiklah, aku akan mencoba untuk memulai diriku sebagai seorang penulis. dst-dst."&lt;br /&gt;besoknya tulis lagi di buku tersebut. kalau masih juga bingung, tulis lagi tentang kebingungan itu. hmm, orang2 bijak jaman dulu memberi saya resep yang lumayan jitu tentang jurus menulis. kira2 kalimatnya begini: jangan pikir apa yang akan kamu tulis, tapi tulislah apa yang kamu rasakan. dengan menuliskan apa yang kita rasakan, percayalah, tulisan kita akan mengalir seperti air di sungai yang tak pernah berhenti. ingat, jangan di pikirkan apakah tulisan tersebut bagus atau jelek. karena kalau di tahap awal kita sudah terjebak dengan pikiran sebuah tulisan yang bagus atau jelek ditahap awal proses kepenulisan, maka kita tidak akan pernah memulai untuk menulis dan otomatis kita tidak akan menjadi seorang penulis.&lt;br /&gt;ingat, sekali lagi saya ingatkan. lakukan hal tersebut setiap hari. terserah, mau setelah bangun tidur atau menjelang tidur, mau setelah pulang sekolah atau sebelum masuk sekolah, mau setelah pacaran atau sebelum pacaran, mau setelah keluar dari toilet atau sebelum masuk toilet, yang jelas setiap hari. nah, lama kelamaan kamu akan terbiasa dengan pekerjaan menulis. dan merasa asik untuk terus menulis. sewaktu kecil, saya setiap hari naik sepeda, terjatuh, naik lagi, terjatuh lagi. tapi saya tidak akan berhenti sebelum akhirnya saya bisa mengendarai sepeda dengan baik dan betul. dan pay kecil, adalah orang yang merasa asik untuk mengendarai sepeda. sama halnya dengan aktivitas menulis. lakukan setiap hari, tulis apa yang kita rasakan, jangan pikirkan baik atau jelek. terus menerus. jadikan kegiatan tersebut menjadi kegiatan yang mengasikkan.&lt;br /&gt;nah, disela-sela aktivitas menulis yang kalian lakukan setiap hari tersebut, cobalah untuk asik juga dengan aktivitas membaca. apa saja. mulai dari komik, teenlit, buku ilmiah, novel, buku rumus, apa saja. pelajari ilmu yang ada dalam bacaanmu, perhatikan kosakata yangn aada dalam bacaanmu. semakin banyak kamu membaca, semakin kaya kamu akan perbendaharaan kata, semakin bervariatif apa yang kamu tulis.&lt;br /&gt;hal lain yang tidak boleh dilupakan adalah, sering-seringlah menunjukkan hasil tulisanmu kepada orang lain. mulai dari yang terdekat: kekasih tercinta, mama papa, sohib karib, guru di sekolah, siapa saja. suruh mereke berkomentar. apapun komentar mereka, jadikanlah pelajaran untuk terus menjadikan tulisanmu lebih baik.&lt;br /&gt;hmmm, sebelum terlalu jauh, ada baiknya kalau saya mengingatkan bahwa kalau mau menjadi seorang penulis, teruslah menulis. SETIAP HARI&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;code&gt; &lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;/div&gt; &lt;/code&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-782142489458782088?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/782142489458782088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/782142489458782088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/11/mau-jadi-penulis-yang-baik-harus-jadi.html' title='Mau jadi Penulis yang Baik? Harus Jadi Pembaca yang Baik'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-8152006258443587347</id><published>2007-11-04T18:21:00.000+07:00</published><updated>2007-11-04T21:46:22.314+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips menulis bagi remaja (pemula)'/><title type='text'>Menulislah setiap hari</title><content type='html'>Dalam beberapa kali kesempatan Pijar Publishing mengunjungi sekolah-sekolah untuk memotivasi siswa dalam dunia tulis menulis, saya sering mendapat pertanyaan. hmm, entah pertanyaan, entah keluhan. entahlah. kira2 berbunyi seperti ini: Pay, saya tertarik untuk menjadi penulis, tapi bingung hendak memulainya dari mana?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt;    &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jawaban sederhana dari pertanyaan atau keluhan tersebut adalah: yaaaa, sampai kapanpun kamu tidak akan bisa menjadi penulis. lho kok? jelas lah. yang namanya seorang penulis tentu saka aktivitas yanng dilakukannya adalah menulis. nah, kalau kita bingung harus memulainya dari mana? ya, tentu saja kita tidak akan bisa menjadi penulis.&lt;br /&gt;alexander mering, atau saya lebih akrab menyapanya dengan sebutan bang wisnu pamungkas, seorang naratif jurnalis di harian borneo tribune pernah mengatakan, kalau mau menjadi penulis, ya menulislah. sebenarnya itu bukan kata dia. tapi kata siapa saja yang telah menyandang predikat penulis. bohong kalau seorang penulis, tidak menulis. nah, kalau bingung untuk memulainya bagaimana? jawabannya adalah, kalau bingung untuk memulai menulis, yang harus dilakukan adalah menulislah. masih bingung juga? ya, menulis lah lagi. semakin sering kita kebingungan, maka semakin banyak tulisan kita.&lt;br /&gt;hmm, mungkin lebih jelasnya begini: pergi ke warung, beli buku tulis, lalu baptislah buku tulis itu menjadi buku harian. nah, mulailah menulis di buku itu SETIAP HARI. saya ulangi SETIAP HARI. kalau kita bingung, tulislah tentang kebingungnan itu. katakan saja bahwa "aku sedang bingung mau menulis apa. tapi sungguh, aku ingin menjadi seorang penulis. hmm, bagaimana ya caranya supaya aku bisa menulis? baiklah, aku akan mencoba untuk memulai diriku sebagai seorang penulis. dst-dst."&lt;br /&gt;besoknya tulis lagi di buku tersebut. kalau masih juga bingung, tulis lagi tentang kebingungan itu. hmm, orang2 bijak jaman dulu memberi saya resep yang lumayan jitu tentang jurus menulis. kira2 kalimatnya begini: jangan pikir apa yang akan kamu tulis, tapi tulislah apa yang kamu rasakan. dengan menuliskan apa yang kita rasakan, percayalah, tulisan kita akan mengalir seperti air di sungai yang tak pernah berhenti. ingat, jangan di pikirkan apakah tulisan tersebut bagus atau jelek. karena kalau di tahap awal kita sudah terjebak dengan pikiran sebuah tulisan yang bagus atau jelek ditahap awal proses kepenulisan, maka kita tidak akan pernah memulai untuk menulis dan otomatis kita tidak akan menjadi seorang penulis.&lt;br /&gt;ingat, sekali lagi saya ingatkan. lakukan hal tersebut setiap hari. terserah, mau setelah bangun tidur atau menjelang tidur, mau setelah pulang sekolah atau sebelum masuk sekolah, mau setelah pacaran atau sebelum pacaran, mau setelah keluar dari toilet atau sebelum masuk toilet, yang jelas setiap hari. nah, lama kelamaan kamu akan terbiasa dengan pekerjaan menulis. dan merasa asik untuk terus menulis. sewaktu kecil, saya setiap hari naik sepeda, terjatuh, naik lagi, terjatuh lagi. tapi saya tidak akan berhenti sebelum akhirnya saya bisa mengendarai sepeda dengan baik dan betul. dan pay kecil, adalah orang yang merasa asik untuk mengendarai sepeda. sama halnya dengan aktivitas menulis. lakukan setiap hari, tulis apa yang kita rasakan, jangan pikirkan baik atau jelek. terus menerus. jadikan kegiatan tersebut menjadi kegiatan yang mengasikkan.&lt;br /&gt;nah, disela-sela aktivitas menulis yang kalian lakukan setiap hari tersebut, cobalah untuk asik juga dengan aktivitas membaca. apa saja. mulai dari komik, teenlit, buku ilmiah, novel, buku rumus, apa saja. pelajari ilmu yang ada dalam bacaanmu, perhatikan kosakata yangn aada dalam bacaanmu. semakin banyak kamu membaca, semakin kaya kamu akan perbendaharaan kata, semakin bervariatif apa yang kamu tulis.&lt;br /&gt;hal lain yang tidak boleh dilupakan adalah, sering-seringlah menunjukkan hasil tulisanmu kepada orang lain. mulai dari yang terdekat: kekasih tercinta, mama papa, sohib karib, guru di sekolah, siapa saja. suruh mereke berkomentar. apapun komentar mereka, jadikanlah pelajaran untuk terus menjadikan tulisanmu lebih baik.&lt;br /&gt;hmmm, sebelum terlalu jauh, ada baiknya kalau saya mengingatkan bahwa kalau mau menjadi seorang penulis, teruslah menulis. SETIAP HARI&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-8152006258443587347?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/8152006258443587347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/8152006258443587347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/11/menulislah-setiap-hari.html' title='Menulislah setiap hari'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-7089510185767946637</id><published>2007-10-20T14:24:00.000+07:00</published><updated>2007-10-28T13:41:59.910+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar Mengumumkan'/><title type='text'>buku kumpulan cerpen Pay JS Siap Launching</title><content type='html'>arsip oktober 2007&lt;br /&gt;Biar iklim penerbitan buku di Pontianak makin seru aja neh, setelah akhir juli 2007 lalu, Pijar Publishing meluncurkan buku kumpulan dongeng dengan judul Kisah Sepuluh Bintang Kecil, tak lama lagi sebuah buku baru kembali akan meramaikan jagad perbukuan khususnya dunia fiksi di Kalimantan Barat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt;    &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang akan terbit dalam waktu dekat tersebut adalah kumpulan cerpen yang berjudul RANJANG, yang ditulis oleh seorang independent writer sekaligus pengelola Pijar Publishing Pay Jarot Sujarwo. buku ini, masih belum beda jauh dengan buku-buku terbitan pijar Publishing sebelumnya. yakni dikemas dengan ukuran saku (biar mudah dibawa kemana-mana) tidak terlalu tebal (biar mbacanya ga bikin pusing) dijual dengan harga yang relatif murah (Rp. 5.000,- biar laris manis tanjung kimpul, yang tidak beli tidak gaul). itu semua sengaja dilakukan Pijar Publishing untuk melayani masyarakat pembaca di Kalimantan Barat yang nota bene tengah menuju proses pencerdasan yang berpotensi menciptakan SDM yang berkualitas sehingga ke depan semakin berkualitas pula perkembangan di kerajaan Khatulistiwa ini. Ranjang merupakan salah satu dari empat judul cerpen yang terdapat di dalam buku yang sebentar lagi beredar di kawasan borneo barat ini. keempat cerpen tersebut ditulis oleh Pay Jarot Sujarwo, ketika dirinya sedang mengalami proses kreatif kepenulisan di Jogjakarta. hampir semua cerpen dalam buku ini bercerita tentang keprihatinan terhadap kondisi realitas masyarakat Indonesia dan dikemas dengan bahasa yang yang cukup ringan sehingga mudah dimengerti masyrakat banyak. Rugi jika tidak memiliki dan membaca buku ini. ada cinta yang dimaknai dengan berbagai macam cara. ada lolong ketakutan. ada peristiwa penindasan yang semestinya tidak terjadi. ada seorang anak perempuan yang akhirnya menjadi pelacur karena kurang mendapat perhatian dari orang tuanya dan ketika masih kecil dirinya sudah diperkosa oleh seorang kakek pengidap pedophilia. seru. ringan. mengalir. menarik. dan layak dibaca. kami sadar anda cerdas. untuk itu buku ini kami persembahkan. dapatkan bukunya dan hadiri launchingnya. tunggu tanggal mainnya.&lt;br /&gt;salam &lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/code&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-7089510185767946637?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/7089510185767946637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/7089510185767946637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/10/buku-kumpulan-cerpen-pay-js-siap.html' title='buku kumpulan cerpen Pay JS Siap Launching'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-3904438782408189984</id><published>2007-10-15T13:58:00.000+07:00</published><updated>2007-10-19T16:56:46.210+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar Menyapa'/><title type='text'>Pijar Publishing Mengucapkan Selamat Lebaran</title><content type='html'>Keluarga Besar Pijar Publishing Pontianak Mengucap selamat Idul fitri, mohon maaf lahir batin. semoga kesalahn yang telah diperbut di masa lalu dapat dimaafkan, dan kedepan kita tetap dapat menjalan silaturrahmi dengan baik sambil tak henti-hentinya berupaya menjadikan kota pontianak dan kalimantan barat lebih cerdas dari pada hari ini dengan membaca buku-buku berkualitas.&lt;br /&gt;salam&lt;br /&gt;Pay Jarot Sujarwo&lt;br /&gt;Pimpinan Pijar Publishing&lt;br /&gt;Telp. 081808517451&lt;br /&gt;email: &lt;a href="mailto:pay.jarotsujarwo@gmail.com"&gt;pay.jarotsujarwo@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;mau menerbitkan buku dan berdomisili di kota pontianak? hubungi kami.&lt;br /&gt;mau belajar tentang proses penerbitan buku secara detail?&lt;a href="http://www.naskahoke.com/e-mbig/?id=pijar"&gt; klik di sini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-3904438782408189984?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/3904438782408189984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/3904438782408189984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/10/pijar-publishing-mengucapkan-selamat.html' title='Pijar Publishing Mengucapkan Selamat Lebaran'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-1481102193110362300</id><published>2007-10-14T17:34:00.000+07:00</published><updated>2007-10-28T13:44:58.968+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar dalam berita'/><title type='text'>Pijar Publishing Luncurkan Buku Puisi "Kalbu"</title><content type='html'>Menulis pada dasarnya merupakan aktivitas yang dilakukan secara individu. Namun untuk menjadi seorang penulis profesional dengan hasil tulisan berkualitas, diperlukan sebuah proses yang tidak singkat (instan).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt;    &lt;span id="fullpost"&gt; Selain harus sering latihan menulis dan banyak membaca berbagai macam ilmu dan informasi, seseorang yang ingin dirinya menjadi seorang penulis, juga harus sering melakukan interaksi dengan berbagai kalangan, terlebih dengan sesama penulis. Hal ini dimaksudkan agar kematangan karya tulis dan pola pikir semakin terasah.&lt;br /&gt;Demikian disampaikan Pay Jarot Sujarwo, Pimpinan Lembaga Penerbitan Independent di Pontianak Pijar Publishing berkaitan dengan kegiatan peluncuran buku kumpulan puisi salah seorang penulis remaja Pontianak, Fredy yang berjudul Kalbu dan akan dihelat di Museum Negeri Provinsi Kalimantan Barat, pada hari minggu, 10 Juni 2007 pukul 10.00 – selesai.&lt;br /&gt;Menurut Pay, dalam acara peluncuran buku tersebut Pijar Publishing akan mengadakan diskusi kreatif yang mengangkat tema: Menggagas Komunitas Penulis Remaja Pontianak yang akan mengahdirkan pembicara Lim Sahih, salah satu pekerja seni di Kota Pontianak.&lt;br /&gt;Pay melanjutkan bahwa sampai hari ini iklim kepenulisan remaja di Pontianak khususnya di kalangan remaja di Kota Pontianak meskipun masih tergolong sepi, namun sudah menampakkan geliatnya. Kondisi seperti ini tentunya merupakan angin segar bagi perkembangan kepenulisan di Kota Pontianak.&lt;br /&gt;“Fredy merupakan salah satu penulis remaja di Pontianak yang membuktikan bahwa dirinya mampu untuk melewati proses kepenulisan, dan saya yakin selain Fredy juga banyak remaja-remaja yang lain di kota ini yang memiliki bakat yang sama. Persoalannya, tinggal bagaimana memenej proses kreatif yang mereka miliki sehingga kemudian menghasilkan daya rangsang bagi yang lain untuk dapat nyemplung bersama di dunia kepenulisan ini.” Ujar pemuda kelahiran Pontianak yang sempat berproses kreatif menulis di Jogja dan Jakarta ini.&lt;br /&gt;Kepada harian ini, Pay mengaku bahwa dirinya cukup gembira melihat perkembangan remaja di Pontianak yang sudah mulai menjadikan buku sebagai sebuah kebutuhan. Dalam sebulan terakhi ini saja, menurut Pay, sudah ada 4 orang penulis remaja yang menyerahkan karya tulisnya untuk diterbitkan dalam bentuk buku.&lt;br /&gt;Sementara itu, Fredy penulis buku puisi yang saat ini masih terdaftar di SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak mengatakan bahwa sampai sekarang dirinya masih dalam proses pembelajaran dalam dunia tulis menulis. Menurut Fredy, dirinya berani mempublikasikan karyanya dalam bentuk buku dimaksudkan sebagai tolok ukur sampai sejauh mana karyanya dapat diterima oleh masyarakat sebagai salah satu penyemangat untuk terus setia terhadap proses tulis menulis.&lt;br /&gt;Pada acara peluncuran buku tersebut, selain diskusi juga akan dimeriahkan dengan pembacaan puisi dan pertunjukan musikalisasi puisi. Pay berharap masyarakat Pontianak khususnya para remaja dapat hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Di akhir acara Pijar Publishing juga akan membuka pendaftaran bagi kaum remaja Pontianak yang ingin menjadi member dari Taman Belajar Menulis Pijar, sebuah komunitas menulis kreatif yang menjadi salah satu divisi di Pijar Publishing.&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/code&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-1481102193110362300?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/1481102193110362300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/1481102193110362300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/10/pijar-publishing-luncurkan-buku-puisi.html' title='Pijar Publishing Luncurkan Buku Puisi &quot;Kalbu&quot;'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-5048113065295281615</id><published>2007-10-05T11:18:00.000+07:00</published><updated>2007-10-28T13:47:50.467+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar dalam berita'/><title type='text'>Pijar Publishing Kapan ke Singkawang Lagi?</title><content type='html'>Surat Pembaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terbit di Harian Borneo Tribune 4 Oktober 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh Nano Basuki, S.S&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya adalah salah seorang guru Bahasa Indonesia di SMA Santo Ignasius Singkawang. Dalam kesempatan ini ingin menyampaikan rasa terima kasih yang begitu besar kepada Mas Pay Jarot Sujarwo dan lembaga penerbitannya Pijar Publishing dari Pontianak yang melakukan kunjungan sastra ke sekolah kami tanggal 24 September 2007 lalu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt;    &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang apa yang telah dilakukan mas Pay Jarot Sujarwo dengan program kunjungan sastranya merupakan hal yang kami rindukan sejak dulu. Selama ini kami melihat bakat dan kemampuan siswa di bidang tulis menulis cukup besar, namun karena transformasi ilmu tentang kepenulisan dan motivasi jarang diberikan, hal ini membuat bakat dan kemampuan tersebut tak tersalurkan dengan maksimal. paling-paling hanya sebatas kreativitas siswa dalam membuat mading. kedatangan Pijar Publishing ke sekolah kami dan beberapa sekolah di Singkawang,, jujur, merupakan terobosan positif yang membuat siswa semakin kreatif. dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan rasa salut kepada Mas Pay Jarot Sujarwo yang masih setia untuk mengampanyekan baca tulis di kalangan masyarakat masyarakat remaja di Kalimantan Barat. kerena sumber daya manusia yang berkualitas adalah sumber daya yang gemar akan kegiatan baca tulis. terlebih dalam kunjungannya, Pijar Publishing juga sekaligus menyosialisasikan buku-buku yang ditulis para remaja di Kalimantan Barat, dan mencari para penulis yang berasal dari daerah ini. siapapun akan sepakat bahwa apa yang dilakukan Mas Pay Jarot Sujarwo merupakan kegiatan yang patut diacungi jempol dan didukung oleh banyak pihak. dan saya juga yakin apabila Pijar Publishing dapat dengan konsisten mengkampanyekan baca tulis di tengah masyarakat remaja di Kalimantan barat apalagi bisa bekerjasama dengan para faunding father di daerah ini, dalam waktu yang tidak terlalu lama \, Kalbar dapat sedikit lebih maju dari hari ini. Sebagai informasi tambahan, bukti positif dari kunjungan Pijar Publishing ke sekolah kami adalah, pasca kunjungan beberapa siswa langsung mengadakan repat dan berencana membuat majalah sekolah. selain itu, rencananya pada bulan bahasa nanti, SMA Santo Ignasius Singkawang akan mengadakan beberapa kegiatan, salah satunya adalah pentas sastra. Semoga Mas Pay Jarot Sujarwo atas nama pribadi dan lembaga Pijar Publishing berkenan untuk hadir kembali di sekolah kami, untuk kembali mentransformasikan ilmu kepenulisan terhadap para siswa sehingga ke depan, siswa-siswa di sekolah kami tidak hanya rajin masuk sekolah setiap hari, tetapi juga mampu menjadi manusia-manusia kreatif setelah mereka tamat sekolah nanti. Demikian surat singkat ini kami sampaikan, semoga mampu membuat kita terus bersemangat untuk berkreativitas.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;Nano Basuki, SS&lt;br /&gt;Guru SMA Santo Ignasius Singkawang &lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/code&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-5048113065295281615?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/5048113065295281615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/5048113065295281615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/10/pijar-publishing-kapan-ke-singkawnag.html' title='Pijar Publishing Kapan ke Singkawang Lagi?'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-7576158696019124970</id><published>2007-09-28T14:08:00.000+07:00</published><updated>2007-10-19T16:57:59.609+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar dalam berita'/><title type='text'>Remaja Singkawang Rebutan Ranjang</title><content type='html'>Perjalanan Sastra di Kota &lt;?xml:namespace prefix = st1 /&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Amoy&lt;/st1:place&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/Rw64r4BkcSI/AAAAAAAAAEc/sfYGPSXBtl8/s1600-h/rebutan+beli+ranjang.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5120232890279686434" style="FLOAT: right; MARGIN: 0pt 0pt 10px 10px; WIDTH: 250px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 188px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/Rw64r4BkcSI/AAAAAAAAAEc/sfYGPSXBtl8/s200/rebutan%2Bbeli%2Branjang.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Mas Pay, beli ranjangnya satu.... Saya beli tiga.... Saya satu.... Mas, boleh hutang tidak? Saya tertarik dengan ranjang, tapi tidak punya uang.” Demikian kira-kira antusiasme remaja Singkawang mengerumuni Pay Jarot Sujarwo, Pengelola Pijar Publishing, yang berkunjung ke Singkawang (25/9) lalu dengan membawa sekitar 200-an “ranjang”. Dalam waktu 2 hari ranjang-ranjang yang dibawa Pay habis terjual dengan 100 % pembeli adalah anak remaja, yakni mereka yang masih bersekolah di SMA Santo Ignasius, SMA N 3, SMA N 1, SMP Bruder dan SMP Tarsisius Singkawang.&lt;/p&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Tentu saja ranjang yang dibawa penulis muda yang sekaligus mengelola lembaga penerbitan independent di Kota Pontianak ini bukan ranjang yang digunakan sebagai tempat tidur, melainkan buku kumpulan cerpen yang ditulis dan diterbitkannya sendiri yang berjudul Ranjang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;?xml:namespace prefix = u1 /&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Sosialisasi buku kumpulan cerpen Ranjang di tengah masyarakat remaja &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Singkawang merupakan bagian dari program rutin Pijar Publishing dalam rangka mengkampanyekan baca tulis di kalangan pelajar melalui kegiatan diskusi kreatif dengan nama Kunjungan Sastra.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Menurut Pay, laris manisnya buku kumpulan cerpen ini merupakan bukti bahwa pada dasarnya siswa memiliki minat dalam membaca karya-karya sastra. Meski kunjungan sastra yang dilakukan Pijar Publishing di Kota Singkawang tidak merata di seluruh SMP dan SMA, karena keterbatasan waktu, namun antusiasme siswa dalam mengikuti diskusi, mendengarkan cerita mengenai proses kreatif kepenulisan, bahkan ada yang langsung &lt;i&gt;to the point &lt;/i&gt;meminta agar Pay menerbitkan karya yang mereka tulis, merupakan harapan bahwa ke depan, jika hal ini terus dilakukan secara kontinyu dengan metode komunikasi yang baik, serta didukung oleh banyak pihak, Pay Jarot yakin generasi remaja di Kalimantan Barat, akan menjadi generasi pelopor bergairahnya kembali iklim kesusastraan di Kalbar ini, sepeninggalan Almarhum Odhy’s, sastrawan yang senantiasa gigih memotivasi siapa saja untuk mengakrabi dunia sastra.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Nano Basuki, S.S., guru Bahasa Indonesia di SMA Santo Ignasius menyampaikan rasa terima kasihnya atas kedatangan Pijar Publishing di Sekolah mereka. Menurut Nano, kedatangan Pijar kemarin membuat dirinya, yang pernah menseriusi dunia sastra semasa berkuliah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, kembali bersemangat dan berjanji akan berusaha semaksimal mungkin agar kegiatan sastra di SMA Ignasius Singkawang menjadi kegiatan yang mampu membuat siswa lebih kretif sehingga berpengaruh positif bagi perkembangan mental dan kecerdasan mereka saat belajar di sekolah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Sebagai bentuk dari respon positif kami atas kunjungan yang dilakukan oleh Pijar Publishing dari Pontianak, follow-up nya pada bulan bahasa nanti kami akan membikin event yang tidak hanya bersifat lomba-lomba rutin tahunan seperti biasanya, tetapi kami akan meminta bantuan Pijar Publishing untuk menerbitkan buku sastra dari SMA Ignasius.” Ujar Nano, yang ditemani beberapa siswa SMA Ignasius.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Nano menambahkan bahwa peringatan bulan bahasa di SMA Ignasius Singkawang kemungkinan akan dilakukan pada awal November, karena pada bulan Oktober, para siswa masih harus melakukan try out, persiapan untuk menghadapi Ujian Akhir Nasional. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Jika nanti event bulan bahasa jadi digelar di SMA Ignasius, kami akan mengundang Pijar Publishing untuk kembali berkunjung di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; kami, membagikan ilmu dan pengalamannya di bidang sastra sehingga para siswa semakin termotivasi karenanya.” Ujar Nano yang mengaku tertarik dengan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Pay memotivasi para siswa di dalam kelas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 0.5in; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Menurut rencana Perjalanan Sastra Pijar Publishing di Kota Singkawang hanya berlangsung selama 1 hari (25/9), di SMA Ignasisus, SMA N 3 Singkawang dan SMP Tarsisius. Namun 2 sekolah yang mendengar bahwa ada kegiatan sastra, SMP Bruder dan SMA N 1 Singkawang, membuat Pay tak sanggup menolak dan akhirnya memutuskan menunda jadwal kepulangan ke Pontianak.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-7576158696019124970?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/7576158696019124970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/7576158696019124970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/09/remaja-singkawang-rebutan-ranjang.html' title='Remaja Singkawang Rebutan Ranjang'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/Rw64r4BkcSI/AAAAAAAAAEc/sfYGPSXBtl8/s72-c/rebutan%2Bbeli%2Branjang.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-6581430420358879443</id><published>2007-09-23T15:13:00.000+07:00</published><updated>2007-10-28T13:51:09.362+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar dalam berita'/><title type='text'>Peluncuran Buku Jika Kau Ingin Menghinaku, Cepatlah Sebelum Detik itu Tiba</title><content type='html'>Arsip Berita Media Cetak Terbit di Pontianak Post (25 Februari 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geliat proses penulisan kreatif di Kalimantan Barat pasca meninggalnya almarhum Odhy’s, pada satu dekade belakangan tampak begitu memprihatinkan. Tidak hanya almarhum Odhy’s, yang sudah dikenal kepiawaiannya dalam dunia kepenulisan, belum lama Kalimantan Barat juga kehilangan sastrawan senior Kalimantan Barat, Yudhiswara, yang saat meninggal masih menjabat sebagai Ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Kalimantan Barat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt;    &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian disampaikan Pimpinan Penerbit Independent Pijar Publishing Pontianak, Pay Jarot Sujarwo, dalam siaran persnya berkaitan dengan acara peluncuran buku penulis remaja Kalimantan Barat, Agung Trihatmojo, yang akan dihelat pada hari minggu, 25/2 mendatang di Pelataran Museum Negeri Kalimantan Barat, bekerja sama dengan Klubuku Pontianak sebagai event organizer. Pay melanjutkan bahwa kondisi seperti ini, jika dibiarkan terus menerus, tentu saja akan mengancam proses pencerdasan masyarakat di daerah ini. Harus ada proses revitalisasi iklim penulisan di Kalimantan Barat. Karena, menurut pemuda yang pernah berproses kreatif menulis di Jogja dan Jakarta ini, karya tulis merupakan salah satu media pengetahuan yang syarat dengan nilai dan bersifat abadi. “Baik isi tulisan, maka baik pula konsisi masyarakat, demikian pula sebaliknya.” Ujarnya kepada harian ini. Fenomena inilah yang menjadi faktor utama Pay dan beberapa kawan muda di Kalimantan Barat mendirikan sebuah lembaga penerbitan independent yang sasarannya adalah membangkitkan kembali gairah kepenulisan masyarakat Kalimantan Barat, khususnya kalangan muda. Sebagai penerbit independent yang berdri sejak tahun 2005, Pijar Publishing sendiri telah menerbitkan tiga buah buku sastra yang ditulis oleh penulis-penulis asli kelahiran daerah ini, di antaranya: buku kumpuan puisi yang berjudul Di Wesr Borneo Kembara Cinta Ini Kuceritakan, karangan Pay Jarot Sujarwo (mengalami cetak ulang sebanyak tiga kali), buku kumpulan puisi Tafakur Cinta yang ditulis oleh Saifun Salakim, seorang guru Bahasa Indonesia di salah satu SMA di Kabupaten Ketapang, dan buku yang akan dilaunching hari minggu besok yang berjudul “Kalau Kau Ingin Menghinaku, Cepatlah Sebelum Detik Itu Tiba”, ditulis oleh Agung Tri Hatmojo, remaja yang masih tercatat sebagai siswa di SMA Muhammadyah 1 Pontianak. Berkaitan dengan acara peluncuran buku, Ismail Aksha, koordinator acara mengatakan bahwa launching akan diisi dengan acara pembacaan puisi oleh kawan-kawan dari Komunitas Seni Jalan Lain (STKIP – PGRI) dan Aura Creative Community. Namun Ismail menegaskan bahwa setiap audience yang hadir juga diperkenankan untuk membacakan puisi, cerpem atau pun bentuk tulisan apapun, baik karangannya sendiri maupun orang lain. Setelah pembacaan puisi, acara akan dilanjutkan dengan diskusi kreatif yang mengambil tema “Merangsang Daya Kreatif Penulis Muda Kalimantan Barat” dengan pembicara Alexander Asriyadi (Journalist and Travel Writer) dan Amrin Zuraidi Rawansyah, yang dimoderatori dari pihak penerbit, Pay Jarot Sujarwo Ismail menambahkan bahwa undangan terdiri dari Guru dan Siswa SMP dan SMA se Kota Pontianak, Komunitas Kesenian, organisasi mahasiswa, dan personal dan instansi yang kompeten di dalam dunia tulis menulis “Pelucuran buku ini tidak dipungut biaya, dan saya berharap segenap lapisan masyarakat untuk menghadiri dan berperan aktif, dalam rangka membangkitkan kembali gairah menulis di daerah ini.” Pungkasnya kepada wartawan. &lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-6581430420358879443?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/6581430420358879443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/6581430420358879443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/09/peluncuran-buku-jika-kau-ingin.html' title='Peluncuran Buku Jika Kau Ingin Menghinaku, Cepatlah Sebelum Detik itu Tiba'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-2510763339600031677</id><published>2007-09-23T14:11:00.000+07:00</published><updated>2007-10-28T13:55:16.448+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar Mengumumkan'/><title type='text'>Buku-Buku Terbitan Pijar Publishing</title><content type='html'>&lt;div&gt;Berikut adalah buku-buku yang telah diterbitkan oleh Pijar Publishing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYT9IBkcJI/AAAAAAAAADQ/r-nivSkoZTw/s1600-h/di+west+borneo.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113296367772790930" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYT9IBkcJI/AAAAAAAAADQ/r-nivSkoZTw/s320/di+west+borneo.jpg" border="0" height="178" width="133" /&gt;&lt;/a&gt;Judul : di west borneo, kembara cinta ini kuceritakan&lt;br /&gt;(kumpulan puisi)&lt;br /&gt;Penulis : Pay Jarot Sujarwo&lt;br /&gt;Tebal : 48 Halaman&lt;br /&gt;Harga : Rp. 7.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Berisi sekitar 40-an puisi-puisi cinta yang sangat mendebarkan dada bagi siapapun yang membacanya. Sudah mengalami cetak ulang sebanyak 3 kali dan tersebar di hampir seluruh siswa SMA di Kota Pontianak. Romantis Abis. Dengan kata-kata yang memikat dan menbuat kita terangsang untuk terus memuja sesuatu yang bernama cinta. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;Judul : Jika Kau Ingin Menghinaku, &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYVPIBkcKI/AAAAAAAAADY/2TqFFcMu938/s1600-h/jika+ingin+menghinaku.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113297776522064034" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 135px; height: 181px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYVPIBkcKI/AAAAAAAAADY/2TqFFcMu938/s320/jika+ingin+menghinaku.jpg" border="0" height="215" width="152" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Cepatlah Sebelum Detik Itu Tiba&lt;br /&gt;Penulis : Agung Trihatmojo&lt;br /&gt;Tebal : 40 halaman&lt;br /&gt;Harga : Rp. 8.000,- &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ditulis oleh seorang remaja yang masih menjadi siswa SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. Berisi catatan perjalanan hidup penulis. Asik dibaca, sebagai media introspeksi dan motivasi, bahwa hidup penuh dengan beraneka makna &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Judul : Pendidikan dan Kebangkitan Bangsa &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYXOIBkcLI/AAAAAAAAADg/6H504i0Sd2M/s1600-h/pendidikan.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113299958365450418" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYXOIBkcLI/AAAAAAAAADg/6H504i0Sd2M/s320/pendidikan.jpg" border="0" height="152" width="142" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penulis : H. Gusti Hersan Aslirosa, SE&lt;br /&gt;Tebal : 39 halaman&lt;br /&gt;Harga : Gratis &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Pendidikan dan kebangkitan Bangsa ditulis dalam rangka memperingati hari pendidikan dan kebangkitan nasional, oleh Ketua DPRD Kota Pontianak. Berisi buah pemikiran cerdas mengenai masalah pendidikan, dan berbagai solusi dalam rangka menuju kebangkitan bangsa yang telah lama terpuruk. Ringan namun cerdas &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Judul : Tafakur Cinta (kumpulan Puisi) &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYX6oBkcMI/AAAAAAAAADo/IB4QHSi62Vk/s1600-h/tafaukur+cinta.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113300722869629122" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 116px; height: 163px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYX6oBkcMI/AAAAAAAAADo/IB4QHSi62Vk/s320/tafaukur+cinta.jpg" border="0" height="173" width="121" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Saifun Salakim&lt;br /&gt;Tebal : 48 halaman&lt;br /&gt;Harga : Rp. 7.000,-&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh seorang guru bahasa indonesia di salah sebuah SMA di Kabupaten Ketapang. Berisi puisi-puisi yang bernuansa religius. Menggambarkan kehidupan yang penuh introspeksi. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Judul : Kalbu (kumpulan puisi) &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYYqIBkcNI/AAAAAAAAADw/FBOtKGtnBgI/s1600-h/kalbu.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113301538913415378" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 133px; height: 169px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYYqIBkcNI/AAAAAAAAADw/FBOtKGtnBgI/s320/kalbu.jpg" border="0" height="210" width="138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Fredy&lt;br /&gt;Tebal : 40 halaman&lt;br /&gt;Harga : Rp. 7.000,- &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh seorang remaja yang masih menjadi siswa di SMA Sto. Fransiskus Asisi Pontianak. Berisi 31 puisi-puisi cinta, ungkapan hati dari seorang remaja. Romantis dan mengasyikkan &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Judul : Cahaya Lilin dari Pojok Kampus &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYZrIBkcOI/AAAAAAAAAD4/UspC02a8NOc/s1600-h/cahaya+lilin.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113302655604912354" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 136px; height: 183px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYZrIBkcOI/AAAAAAAAAD4/UspC02a8NOc/s320/cahaya+lilin.jpg" border="0" height="193" width="149" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Anggota IMK STKIP PGRI&lt;br /&gt;Tebal : 40 halaman&lt;br /&gt;Harga : Rp. 5.000,- &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berisi sekitar 30-an puisi yang merupakan karya dari anggota Ikatan Mahasiswa Katolik (IMK) Sto. Petrus, STKIP – PGRI Pontianak. Meskipun hampir semua penulis di buku ini tidak memiliki basic kesusastraan, namun puisi-puisi yang terdapat di dalamnya lumayan mempu membuat siapapun membacanya berdecak kagum. Bertemakan cinta, kehidupan, agama, dsb &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Judul : Kisah Sepuluh Bintang Kecil (Kumpulang Dongeng)&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYcQoBkcPI/AAAAAAAAAEA/gE2s7dNMDec/s1600-h/kisah+sepuluh+bintang+kecil.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113305498873262322" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYcQoBkcPI/AAAAAAAAAEA/gE2s7dNMDec/s320/kisah+sepuluh+bintang+kecil.jpg" border="0" height="141" width="190" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Penulis : Rae Sita Patappa&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Tebal : 26 halaman&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Harga : Rp. 10.000,-&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Berisi 4 buah dongeng yang dikemas secara ringan. ditulis oleh seorang penulis cerita anak yang aktif menulis mengirimkan karya-karyanya ke majalah anak-anak terbitan nasional. saat ini bekerja menjadi salah seorang penyiar radio sonora Pontianak. Sita, panggilan akrabnya, merasa dunia anak-anak adalah dunia yang penuh dengan imajinasi, seperti karya-karya yang dilahirkannya. anak-anak yang membacanya, pun akan terdorong memiliki imajinasi yang begitu berharga bagi masa depannya kelak&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Judul : Ranjang (Kumpulan Cerpen)&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYeeoBkcQI/AAAAAAAAAEI/x7bo7Kk4_UU/s1600-h/ranjang.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113307938414686466" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 135px; height: 195px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYeeoBkcQI/AAAAAAAAAEI/x7bo7Kk4_UU/s320/ranjang.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Penulis : Pay Jarot Sujarwo&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Harga : Rp. 5.000,-&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;Ini dia buku terbaru terbitan Pijar Publishing, yang dilaunching tanggal 28 Agustus 2007 lalu di SMA Santo Paulus Pontianak. buku ini berisi 4 buah cerpen yang siap menggetarkan siapa saja yang membacanya. Cinta, luka, dendam, penindasan, pedophilia, pelacuran, semua cerita dikemas dengan ringan dan asik dibaca. rugi jika tidak memilikinya. pada saat launching, 100% audience yang hadir membeli buku sederhana namun memikat ini. semoga penasaran&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-2510763339600031677?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/2510763339600031677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/2510763339600031677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/09/buku-buku-terbitan-pijar-publishing.html' title='Buku-Buku Terbitan Pijar Publishing'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_MPzVRAfZcQU/RvYT9IBkcJI/AAAAAAAAADQ/r-nivSkoZTw/s72-c/di+west+borneo.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-1019833024260752246</id><published>2007-09-23T13:32:00.000+07:00</published><updated>2007-10-28T13:59:45.459+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar Mengumumkan'/><title type='text'>Sejarah Pijar Publishing (2)</title><content type='html'>Nama Pijar Publishing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibagian sebelumnya telah diceritakan sedikit tentang lelaki berusia 24 tahun bernama Pay Jarot Sujarwo (PJS) yang kembali ke tanah kelahirannya Pontianak, bertemu dengan beberapa teman yang konsen dengan kesusastraan, menerbitkan buku sastra (kumpulan cerpen) secara independent, lumayan mendapat respon, khususnya dari kalangan remaja.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt;    &lt;span id="fullpost"&gt;  Namun sayang, semangat dan langkah yang baik untuk terjun ke dunia perbukuan di kota Pontianak bersama PJS dan kawan-kawan tidak disertai manajemen yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat boleh mantap, tapi tentu saja harus diselaraskan dengan manajemen yang mantap pula. Tapi apakah kemudian buku kumpulan cerpen yang terbit tersebut merupakan buku pertama dan terakhir? Jika pertanyaan ini ditujukan kepada PJS, dengan tegas dia menjawab TIDAK!!!! Sebab, baginya kegagalan manajemen di hari kemarin bukanlah kesalahan yang berarti, malah sebaliknya, ini merupakan pengalaman yang begitu berharga tentang upaya-upaya yang dilakukannya dikemudian hari demi sebuah cita-cita besar, mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara di kerajaan khatulistiwa, menjadi abadi dengan kerja-kerja kepenulisan yang terdokumentasi dalam bentuk buku.&lt;br /&gt;Seorang diri, PJS kembali mencoba menerbitkan bukunya secara indie. Dengan nama yang baru tentunya. Waktu itu belum Pijar Publishing, melainkan Pijar Creative Community (PCC). Perlu diketahui, PJS adalah lelaki yang begitu terinspirasi dengan matahari. Baginya, betapa cahaya yang dipancarkan matahari memberi arti yang luar biasa bagi kehidupan dunia. Filsafat keberanian, semangat, terang benderang, ketegaran dan ketegasan, pun terpancar dari cahaya matahari. Bahkan beberapa teman di kampusnya dulu, sempat menjulukinya sebagai matahari khatulistiwa. Lalu apakah penerbitan buku kedua ini akan diberi nama matahari? PJS penuh pertimbangan. Dan akhirnya tidak digunakannya dengan alasan takut menyaingi salah satu pusat perbelanjaan yang cukup ternama di negara ini J (nyambung ga sih?). Hingga kemudian diambilah keputusan memberi nama pada penerbitan indie yang ia kelola sendirian dengan nama Pijar. Artinya apa? Silahkan saja dimaknai sendiri. Tapi PJS sempat berseloroh dengan temen-temennya bahwa Pijar dapat pula berarti kependekan dari namanya (Pay Jarot. Hmm, lagi-lagi kurang nyambung). Sedangkan nama creative community, didapatkan setelah curhat dari beberapa kawan. Belakangan, creative community, berganti lagi dengan nama Pijar, Lembaga Study Wacana (maklum masih muda, masih suka mencari-cari mana yang baik). Umur Lembaga Study Wacana ini pun tidak terlalu panjang, hanya satu buku yang diterbitkan dari nama ini. Dan kemudian setelah membaca banyak artikel di internet tentang penerbitan, PJS pun mantap memberi nama penerbitan independent yang ia kelola (seorang diri pada awalnya) dengan nama PIJAR PUBLISHING. Simple, Smart, Qualified, and Independent, begitu kira-kira bunyi PJS punya motto. Dalam waktu kurang dari 2 tahun Pijar Publishing telah menerbitkan 7 buku secara independent, yang dimulai dengan modal nol rupiah. Jumlah yang terlalu sedikit barangkali bagi dunia penerbitan mapan di Indonesia, tapi khusus di kerajaan khatulistiwa, 7 judul buku yang ditulis oleh penulis-penulis Pontianak dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun, merupakan prestasi yang lumayan untuk memotivasi PJS terus mengembangkan usaha yang ia kelola. Demikianlah, selain menerbitkan buku-buku yang ditulis oleh para penulis Pontianak (untuk sementara ini segmennya masih di kalangan remaja), Pijar Publishing juga memiliki program Kampanye Baca Tulis ke Sekolah-Sekolah dengan nama kunjungan sastra. Program ini dinilai efektif untuk promo Pijar Publishing di kalangan remaja dan mencari bibit-bibit penulis baru di Kota Pontianak. Para teenager di borneo barat ini tertarik untuk membeli buku atau bahkan menulis buku di Pijar Publishing? Dapat menghubungi PJS langsung di nomor telp. 0561-7520246 atau ke alamat email pijarpublishing@gmail.com. Bersambung lagi ya...... sedikit demi sedikit. Solanya kalo langsung penuh, bisa-bisa ga dibaca karena kepanjangan.&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-1019833024260752246?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/1019833024260752246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/1019833024260752246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/09/sejarah-pijar-publishing-2.html' title='Sejarah Pijar Publishing (2)'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-3139671620331273024</id><published>2007-09-21T15:56:00.000+07:00</published><updated>2007-10-28T14:01:32.779+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar Mengumumkan'/><title type='text'>Sejarah Pijar Publishing (1)</title><content type='html'>Sekitar April 2005 seorang lelaki kurus berusia 24 tahun dengan rambut lurus agak panjang, mengenakan jeans butut yang dilinting, sendal jepit dan batik pantai khas kota Jogja terlibat pada sebuah percakapan setengah serius sesekali cekikikan, dengan lelaki 40an di sebuah warung apresiasi seniman (wapress) yang berdomisili di halaman Taman Budaya Kalimantan Barat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt;    &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;percakapan tersebut terjadi saat malam menjelang puncak, ditemani sigaret 76 kretek dan gudang garam merah serta 2 kelas kopi bubuk, dua orang ini tampak asik berkutat dengan dunianya. Dunia kata-kata. Belakangan diketahui lelaki yang berusia agak tua dengan kumis tebal melintang di atas bibirnya ternyata salah seorang pelaku kesenian dalam hal ini sastra di kota Khatulistiwa. Entah sejak kapan, yang jelas, sudah sejak lama, lelaki ini berkiprah didunia kepenulisan. Panggil saja namana Pradono. Eksistensi, idealisme, serta kesetiaannya di dunia sastra Kalbar membuat siapapun yang mengenalnya merasa perlu untuk angkat topi dan mengatakan salut.&lt;br /&gt;Demikianlah, detik di arloji terus berotasi, malam terus mencapai puncak, pembicaraan semakin terlihat intens. Lelaki kurus 24 tahun itu baru mengenalnya malam itu, tetapi mereka terasa akrab, membicarakan dunia kepenulisan di Kalbar. Banyak pertanyaan dari yang lebih muda. Banyak penjelasan dari yang lebih tua. Bagaimana kondisi kesenian khususnya sastra di kota ini? Bagaimana peran media massa dalam mengakomodir karya-karya sastra lokal Kalbar? Seberapa sering diskusi dan agenda-agenda sastra digelar di Kota ini? Seberapa banyak komunitas sastra dan bagaimana eksistensinya di kota ini? Bagaimana sastra bisa membuat masyarakat kota ini terpengaruh, minimal mencintai dunia baca tulis? Ya, begitu banyak pertanyaan. Sebab lelaki muda ini merasa perlu banyak tahu. Terang saja. Hal itu dikarenakan dirinya baru saja pulang kembali ke tanah lahirnya setelah kurang lebih 6 tahun menapaki jejak kembara di kota tua bernama Jogjakarta dan sebuah kota metropolitan bernama Jakarta. Ya, begitu banyak pertanyaan, sebab lelaki muda ini memang perlu banyak tahu dikarenakan selama 6 tahun pengembaraannya banyak dihabiskan dalam dunia sastra. Sebuah dunia yang begitu mesra dalam dirinya. Dan saat pulang ke tanah kelahirannya, dia merasaperlu untuk terlibat dengan dunia yang begitu mesra dam dirinya. Kata-kata. Orang-orang mengenalnya dengan nama Pay Jarot Sujarwo. Saat malam mulai melewati puncak, saat pembicaraan semakin bertambah seru, muncul seorang lelaki yang begitu akrab dengan pradono dan begitu asing di mata Pay Jarot Sujarwo. Berpenampilan seperti mahasiswa. Jaket yang sering di pakai para aktivis kampus, tas slempang berisi tumpukan kertas-kertas. Dia duduk, ikut ambil bagian dalam pembicaraan, berjabat tangan, memperkenalkan dirinya dengan nama Amrin Zuraidi Rawansyah. Bagi Pay Jarot Sujarwo, peristiwa malam itu merupakan peristiwa yang enggan dilupakannya dalam memori kepala. Meski kadang menjelma kenangan. Meski kadang kenangan tak lebih dari setetes racun. Yang jelas, itulah malam pertama semenjak ia pulang ke Pontianak, dimana dalam dadanya kembali memancar pijar semangat untuk bergairah di dunia kepenulisan di Kota kelahirannya. Pontianak. Hari-hari berikutnya dilewati Pay dengan mengenal satu dua orang kawan baru. Belajar pengetahuan-pengetahuan baru. Menulis sajak-sajak baru. Menemukan kembali dunia yang baru. Yang begitu mesra dalam dirinya. Tapi tentu saja tidak semua hal yang baru dirasa menyenangkan dalam dirinya. Betapa tidak, sempat sesekali dua Pay mengurut dada. Menghadapi kenyataan bahwa ternyata dunia sastra di kota Pontianak, tak semesra yang ia harapkan. Begitu sering ia melewati malam di warung-warung kopi bersama orang-orang yang mengaku penulis atau pelaku kesenian lainnya. Begitu sering wacana-wacana mutakhir dahsyat hebat hmmm selemebet similikiti balak aduhai spektakuler etc etc bla bla bla, keluar untuk jadi bahan diskusi. Sebagai orang baru, Pay merasa perlu menunggu. Menunggu aksi apa yang akan dilakukan dalam rangka konkretisasi wacana malam tadi di warung kopi. Malam ini kembali ke warung kopi. Malam besok kembali ke warung kopi. Malam lusa kembali ke warung kopi. Kembali berwacana, berteori, memuji, menjelekan, mengutuk, mengapresiasi, berwacana, berteori. Hebat dahsyat spektakuler. TANPA AKSI!!! Ya, Pay merasa jengah. Meski ia masih meraba kondisi kesusastraan di Kotanya, tapi ia merasa perlu untuk menjadikan dunia kata-kata begitu mesra dalam hatinya. Dan kali ini tak terlalu banyak diskusi. Kalaupun ada teori, tak lebih dari persoalan teknis yang dirasa perlu. Tak menghabiskan banyak waktu. Pay Jarot Sujarwo, bersama Amrin Zuraidi Rawansyah, dan Yophie Tiara, melakukan hal yang mungkin biasa-biasa saja, tapi bisa jadi di Pontianak merupakan hal yang lumayan baru dan sempat juga dijadikan bahan pembicaraan. Ya, tiga orang muda ini melahirkan sebuah buku kecil berjudul Nol Derajat yang berisi kumpulan cerpen dan terbit secara independent di Kota Pontianak. Penerbitan indie buku kumpulan cerpen ini bukan merupakan hal luar biasa. Sebab dibelahan dunia Indonesia, yang namannya penerbitan independent begitu banyak jumlahnya. Namun, di Kota Pontianak, meskipun bukan yang pertama (karena sebelumnya Ahmad Azma, DZ telah melakukan hal serupa), peristiwa ini lumayan langka. Sayang waktu itu, ketiga anak muda ini masih dipenuhi dengan emosi yang meluap-luap sehingga sedikit lupa dengan yang namanya manajemen. Mentang-mentang buku indie, manajemennya pun manajemen indie. Al hasil, begitu banyak orang memuji terobosan Pay Amrin Yufita. Tapi di dalam diri mereka bertiga? Semrawut. Dan masing-masing personal merasa perlu untuk berjalan sendiri-sendiri dalam rangka menjadi makhluk profesional tanpa meningggalkan asas kekeluargaan yang sesuai dengan adab dan sopan santun ketimuran dan nilai-nilai dalam PPKN (ini adalah kalimat Amrin) Ups, postingnya jangan terlalu panjang, ntar orang-orang males mbacanya. Apalagi segmen Pijar Publishing lebih terfokus ke anak-anak remaja di Kerajaan Khatulistiwa. Dan konon remaja khatulistiwa ini masih terlalu belum sembuh benar dari penyakit malas membaca. So, sementara postingan ini sampai di sini, dan tentu saja ada tubi kontinyu nya di Sejarah Pijar Publishing (2) yang akan di posting beberapa hari mendatang. Semoga penasaran.&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-3139671620331273024?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/3139671620331273024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/3139671620331273024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/09/sejarah-pijar-publishing-1.html' title='Sejarah Pijar Publishing (1)'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-2015155581230310168</id><published>2007-09-21T11:01:00.000+07:00</published><updated>2007-10-28T14:03:40.996+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar dalam berita'/><title type='text'>di west borneo kembara ini kuceritakan</title><content type='html'>arsip 24 september 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Sastra Kalimantan Barat kembali digempur oleh sepasukan diksi yang sarat dengan romantisme lewat buku kumpulan puisi Di West Borneo, Kembara Cinta Ini Kuceritakan. Kumpulan Puisi Cinta yang laris manis di kalangan pembaca pada cetakan pertama dan kedua, kini hadir cetakan ketiganya dengan tampilan cover yang lebih sederhana namun tak kalah memikat&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt;    &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pay Jarot Sujarwo, penulis buku ini mengatakan, teror cinta lewat kata-kata yang hadir kembali dengan cetakan ketiga ‘di west borneo’ memang khusus dipersembahkan buat para pembaca di Kalimantan Barat, namun buku berukuran saku ini juga cocok bagi para pembaca dewasa dan orang tua. Pay, panggilan akrab penyair muda yang pernah berproses kesenian di Jogjakarta dan Jakarta ini melanjutkan bahwa dicetak kembalinya buku puisi tersebut dikarenakan semakin banyaknya permintaan masyarakat Kalbar yang belum sempat memiliki buku tersebut. Hal ini menurutnya merupakan angin segar bagi perkembangan kesusastraan di Kalimantan Barat, sebab, kata Pay, semakin tinggi minat baca masyarakat di suatu daerah, semakin berkembang pula apresiasi masyarakat terhadap karya sastra tersebut. Respon masyarakat remaja mengenai buku kumpulan puisi yang ditulis sastrawan muda Kalbar ini muncul dari dua orang peserta Pemilihan Putri Indonesia Kalbar 2006 yang sempat memberikan komentarnya beberapa waktu lalu. Dua orang peserta ini adalah Jessica Stephanie (16 tahun) dan Shara (18 tahun) perwakilan dari Kota Singkawang. “Setiap judul dari puisi Pay yang saya baca, setiap itu pula darah di dada ini berdesir lebih kencang. Ini bukan promosi lho, tapi tak bisa dipungkiri puisi-puisi Pay serasa menghipnotis siapapun yang membacanya. Untuk selanjutnya kita akan hanyat dalam kembara cinta yang begitu indah.” Demikian ujar Jessica, peraih putri favorit dalam ajang Pemilihan Putri Indonesia Kalimantan Barat 2006 ini. Hal senada diungkapkan oleh Sahara, Putri Kalbar perwakilan Singkawang yang masuk dalam lima besar PPI Kalbar 2006 lalu ini mengungkapkan bahwa, Pay Jarot Sujarwo mampu menterjemahkan cinta dengan cara yang begitu indah. Romantisme bahasa yang terkandung di dalamnya membuat siapapun akan merasa rugi jika melewatkannya. Buku Kumpulan Puisi Di West Borneo, Kembara Cinta ini Kuceritakan, berisi sekitar 46 buah pusi yang hampir semua bertemakan cinta. Dengan bahasa yang mudah dicerna, buku ini layak dibaca oleh siapapun. Bagi yang ingin memilikinya, buku ini tersedia di toko buku dan loper-loper koran dan majalah yang tersebar di Kota Pontianak. atau dapat juga menghubungi penulisnya langsung di nomor telp. 081808517451&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/code&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-2015155581230310168?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/2015155581230310168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/2015155581230310168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/09/di-west-borneo-kembara-ini-kuceritakan.html' title='di west borneo kembara ini kuceritakan'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4157297963450007103.post-256873602613455008</id><published>2007-09-19T23:46:00.000+07:00</published><updated>2007-11-09T12:14:19.296+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pijar Mengumumkan'/><title type='text'>Penerbit Indie di Pontianak</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Seiring dengan semakin pesatnya perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat akan bahan bacaan sebagai sumber informasi yang semakin meningkat, perkembangan industri penerbitan di Indonesia pun meningkat begitu pesat. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;" class="fullpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;div class="fullpost"&gt;Tidak hanya penerbitan-penerbitan mapan seperti Gramedia, Mizan, Kanisius, Gagas Media, yang menerbitkan buku-buku baru sesuai segmen kebutuhan masyarakat, tetapi ratusan penerbit-penerbit kecil pun bermunculan bak jamur di musim hujan. Penerbit-penerbit baru ini, ada yang telah memiliki badan hukum yang jelas, namun ada pula yang masih dikelola secara independent (misalnya mahasiswa sebagai pengelola). Fenomena maraknya industri penerbitan di Indonesia belakangan ini dikarenakan peluang, baik bisnis maupun idealis (mencerdaskan kehidupan bangsa) terbuka lebar, mengingat di era sekarang dan akan datang, manusia yang tidak ingin tersingkir dalam persaingan, mutlak harus menguasai banyak informasi yang sebagian besar berasal dari buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbitan di Pontianak&lt;br /&gt;Sementara di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Jogja, Medan dan Surabaya, industri penerbitan terus berkembang bagai tak terbendung, kondisinya di Pontianak malah sebaliknya. Entah apa yang menjadi penyebab utama, yang jelas di Pontianak perkembangan industri penerbitan belum memperlihatkan tanda-tanda yang menggembirakan. Padahal peluang untuk merebut pasar seperti yang dilakukan penerbit-penerbit di kota besar, tidak jauh berbeda apabila hal tersebut juga dilakukan di Kota Pontianak. Cuma persoalan bagaimana me-manage hal tersebut supaya tetap dapat eksis dan terus berkembang. Terlebih hal ini jika digarap serius di Kota Pontianak dengan kemasan yang sedikit inovatif, merupakan hal yang termasuk baru dan berpotensi besar mendongkrak daya beli masyarakat dan berdampak profit bagi perusahaan penerbitan yang dikelola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah Pijar Publshing hadir di Kota Pontianak. Digawangi seorang lelaki muda kelahiran kerajaan khatulistiwa berusia 26 tahun, Pay Jarot Sujarwo, Pijar Publishing hasir sebagai penerbit independent yang mencoba menjadi salah satu solusi kota pontianak menuju kota cerdas. lebih lengkap, baca profil pijar publishing.&lt;br /&gt;Meskipun Pijar Publishing hadir sebagai penerbit independent, namun bukan berarti melupakan kepentingan profit. Benar, bahwa kami menghadirkan bacaan berkualitas bagi masyarakat Pontianak dan Kalimantan Barat secara keseluruhan, dan tentu saja persoalan management keuangan demi semakin berkembangnya organisasi penerbitan ini, pun kami kelola dengan baik. Pijar publishing banyak belajar tentang berbagai macam konsep keuangan, salah satunya &lt;a href="http://keuanganpribadi.com/?id=ipay"&gt;klik di sini&lt;/a&gt; (adalah situs yang membuat kami mampu bertahan bahkan mengumpulkan uang berkali-kali lipat dan termanajemen dengan baik). &lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;/div&gt; &lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4157297963450007103-256873602613455008?l=pijarpublishing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://www.resepbisnis.com/?id=pay' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/feeds/256873602613455008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4157297963450007103&amp;postID=256873602613455008&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/256873602613455008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4157297963450007103/posts/default/256873602613455008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pijarpublishing.blogspot.com/2007/09/seiring-dengan-semakin-pesatnya.html' title='Penerbit Indie di Pontianak'/><author><name>Pijar Publishing</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
