Pijar Publishing mengundang teman-teman untuk hadir dalam acara pemutaran film Freedom Writer yang dilanjutkan dengan diskusi buku the diary of a young girl.
hari: sabtu
tanggal: 23 January 2010
pukul: 18.30 - 22.00 ontime
tempat: Rumah mimpi, taman gitanan
Jl. Letkol Soegiono, dari a. yani, ada jalan masuk sebelum GOR
Pontianak

Freedom Writers

Film yang dibintangi oleh Hillary Swank, Scott Glenn, Imelda Stauton, dan Patrick Dempsey ini adalah film yang didasarkan kepada buku The Freedom Writers. Diary yang disusun oleh seorang guru bernama Erin Gruwell. Film ini adalah kisah nyata yang dialami oleh sejumlah remaja California yang hidup dalam ancaman kerusuhan rasial setelah terjadinya kerusuhan di Los Angeles 1992. Hillary Swank yang berperan sebagai guru bahasa Inggris Erin Gruwel terlibat di dalam upaya penyelesaian masalah rasisme yang begitu kental di kelasnya. Kelas yang dipimpin oleh Gruwel memang dihuni oleh murid-murid dengan latar
belakang ras dan budaya yang sangat beragam. Tak heran, sentimen rasial setiap hari muncul di ruang kelas. Dengan menggunakan pendekatan simpatik, Gruwel memasuki dan mencoba memahami latar belakang murid-muridnya yang begitu sensitif dalam hal ras. Dia mencoba membandingkan antara karikatur seorang murid kulit hitam dengan bibir tebal dan karikatur yang dibuat oleh Nazi mengenai Yahudi yang berhidung besar. Gruwell memperkenalkan dan mengajak murid-muridnya untuk membaca buku The Diary of Anne Frank. Kemudian mereka melakukan perjalanan mengunjungi Museum of Tolerance di Los Angeles untuk memberi gambaran tentang bagaimana peristiwa
rasial yang paling mengerikan pernah terjadi: Holocaust.

Sinopsis Buku:
Catatan Harian Anne Frank merupakan dokumen paling abadi dari abad dua puluh, dan merupakan salah satu autobiografi paling disukai sepanjang masa. Semenjak terbit tahun 1947, buku ini telah dibaca lebih dari sepuluh juta orang di seluruh dunia.

Anne Frank dan keluarganya, melarikan diri dari horor pendudukan Nazi. Bersembunyi dibelakang sebuah gudang Amsterdam selama dua tahun. Dia berusia tiga belas ketika keluarganya bersembunya di Secret Annex, dan dihalaman-alaman buku ini dia tumbuh menjadi seorang perempuan muda dan menjadi seorang pengamat yang bijak akan watak manusia. Dengan wawasannya, dia menyingkapkan hubungan antara delapan orang yang hidup dibawah kondisi yang luar biasa, menghadapi kelaparan, ancaman ketahuan dan dibunuh yang senantiasa hadir, sepenuhnya terasing dari dunia luar, dan terutama, kebosanan, kesalahpahaman yang remeh, serta frustrasi hidup dibawah ketegangan tak tertahankan, dalam tempat tinggal yang terbatasi.

Sebuah kisah abadi yang dialami kembali setiap generasi, Catatan Harian Anne Frank hadir tak tertandingkan. Baik bagi pembaca muda dan dewasa buku ini kembali menghidupkan perempuan muda ini, yang untuk sekian waktu bertahan hidup dalam horor terburuk yang pernah ada dalam dunia modern-dan yang tetap menjadi manusia berjaya dan menyayat hati di sepanjang cobaan hidupnya……

Baca Selengkapnya..

Pijar Publishing Gelar Semiloka Kepenulisan

Diposkan oleh Pijar Publishing | 23.55 | | 0 komentar »

Muhammad Iswahyudi, Koordinator program dari kegiatan ini mengatakan bahwa kegiatan ini akan diselenggarakan pada hari Sabtu, (14/3) bertempat di Aula Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT) Kalimantan Barat, Jl. Sutoyo Pontianak. Kegiatan ini akan dibagi dalam dua sessi, yaitu Sessi pertama pukul 08.30 - 11.30 Seminar kepenulisan fiksi dengan para peserta guru SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK, dan mahasiswa keguruan.Dengan pembicara, Pengamat pendidikan Drs. Soedarto, Akademisi dan penulis opini DR. Leo Sutrisno, Penulis buku dan peneliti Syafaruddin Usman, dan Jurnalis Nur Iskandar. Dan Sessi kedua berlangsung mulai pukul 13.30 - 17.00 wib yaitu lokakarya (workshop) kepenulisan fiksi dan populer dengan pembicara penulis fiksi Pay Jarot Sujarwo dan Jurnalis Nur Iskandar. Peserta pada sessi kedua ini adalah siswa SMA, mahasiswa dan umum.

Masih menurut Iswahyudi, kegiatan ini merupakan gawe kolaborasi antara Pijar Publishing, Forum Lingkar Pena Kalbar dan Canopy Indonesia yang notabene merupakan lembaga yang concern dengan perkembangan kualitas masyarakat Kalimantan Barat dengan program-program edukasi.

Sementara itu pengurus Forum Lingkar Pena Kalbar, Rae Sitta Patappa, mengaku merasa bersemangat dalam kegiatan kali ini. Rae, yang buku kumpulan dongengnya pernah diterbitkan oleh Pijar Publishing memaparkan bahwa selama ini ada kegelisahan di dalam dirinya pribadi ketika melihat kondisi kepenulisan di Kalimantan Barat masih belum memperlihatkan tanda-tanda menggembirakan. Guru sebagai pendidik yang seharusnya punya kemampuan menulis, baik ilmiah dan populer, yang memadai, ternyata masih banyak yang jangankan praktek menulis, bahkan teori menulis pun masih banyak yang belum mengetahuinya.

"Dari sekian ribu guru di Kalimantan Barat, hanya satu dua nama saja yang namanya sering terlihat di koran, apa lagi menulis buku, sangat jarang ditemukan." Ungkap penulis cerita anak yang cerita-ceritanya sering diterbitkan di majalah anak-anak nasional ini.

Sementara itu pimpinan Pijar Publishing, Pay Jarot Sujarwo, yang juga menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan ini mengatakan bahwa tidak ada alasan lagi bagi masyarakat Kalbar, khususnya dari kalangan pendidikan, untuk hanya menunggu. Segala macam potensi yang dimiliki Kalbar yang selama ini sia-sia begitu saja, akan menjadi sangat bermanfaat jika ada yang mampu menuliskannya. Pay, yang sudah menghasilkan enam judul buku fiksi ini merasa optimis jika niat untuk melakukan perubahan dengan menulis itu dimulai dari para guru, hal ini tentu akan tertular kepada para siswanya, dan para siswa yang memiliki kemampuan menulis adalah generasi masa depan yang kapanpun tidak pernah tidak siap untuk menjadi agen perubahan Kalimantan Barat menjadi provinsi yang jauh lebih cerdas.
"Bukankah sejarah ada, karena ada yang menuliskan?" Ujar Pay sembari mengajak para guru, mahasiswa, siswa, dan masyarakat umum untuk beramai-ramai mengikuti kegiatan yang akan menghadirkan pembicara yang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya ini.
Bagi para guru, mahasiswa, dan siswa yang ingin mengikuti kegiatan ini, dapat menghubungi sekretariat Panitia, Jl. Karimata, No. 43.

Baca Selengkapnya..


Setelah memotivasi ribuan siswa SMP dan SMA yang tersebar di lebih dari 50 sekolah di Kalimantan Barat dengan program kampanye baca tulis, Pijar Publishing yang digawangi oleh penulis fiksi Pay Jarot Sujarwo, mulai merambah dunia kampus dengan program yang sama, memotivasi para mahasiswa/i untuk mengakrabi dunia baca tulis.

Kali ini agenda tersebut berlangsung di Asrama mahasiswi Petrina, Jalan Kartini No. 3 Pontianak pada (26/3) kemarin. Kedatangan tim Pijar Publishing disambut antusias oleh lebih dari 80 mahasiswi yang menempati asrama tersebut. Ketua Asrama, Anida, mengatakan bahwa asrama Petrina menyambut baik program yang bertujuan membangkitkan kecintaan baca tulis di kalangan masyarakat ini. Apalagi Pay Jarot, tambah Anida, dengan kepiawaiannya sanggup “menghipnotis” dirinya pribadi dan hampir seluruh mahasiswi yang tinggal di asrama bahwa pada dasarnya menulis merupakan suatu hal yang mudah dan dapat dilakukan siapa saja.

“Bang Pay memang piawai untuk membuat kami terkesima dan tertarik lebih dalam untuk terlibat di dalam dunia kepenulisan. Harapan kami setelah ini, semoga warga asrama mampu menghasilkan tulisan-tulisan bermanfaat yang bisa dipublikasikan baik lewat media massa ataupun dalam bentuk buku.” Ujar Anida.

Hal senada juga disampaikan oleh pengelola Asrama Suster Yohana, SFIC. Suster Yohana mengaku kagum dengan prestasi kepenulisan Pay dan bakatnya mengajak setiap orang untuk membaca dan menulis. Suster Yohana juga menyampaikan harapannya kepada Pijar Publishing semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini saja, tetapi dapat berlanjut pada waktu-waktu mendatang.

“Kalau perlu kita jadikan agenda motivasi baca tulis ini sebagai agenda tetap tahunan di asrama ini. Biar setiap generasi yang tinggal di asrama Petrina ini memiliki kualitas yang bisa membanggakan dalam dunia baca tulis.” Ujar suster bersemangat yang disambut riuh rendah tepuk tangan seluruh penghuni asrama.

Sementara itu pengelola Pijar Publishing, Pay Jarot Sujarwo mengatakan bahwa selama ini Pijar Publishing memang memfokuskan diri untuk memotivasi remaja di kalangan para pelajar SMP dan SMA. Namun kegiatan motivasi baca tulis untuk kalangan mahasiswa kali ini bukan untuk pertama kalinya. Menurut Pay, pada tahun 2008 lalu saat Pijar Publishing mengunjungi Kota Sintang, selain masuk ke SMA-SMA dirinya juga sempat memotivasi para mahasiswa di asrama Akper Sintang dan Kampus STKIP Sintang.

Pay Jarot yang sangat akrab dengan dunia remaja ini mengaku senang bisa berada dalam satu ruangan di asrama Petrina, terlebih sebagian besar mahasiswi yang menempati asrama tersebut berasal dari daerah. Itu artinya, menurut Pay Jarot, ketika mereka tergugah hatinya untuk menulis, akan banyak potensi daerah mereka sendiri yang akan terdokumentasikan lewat tulisan.

“Bukankah banyak potensi daerah ini yang terabaikan begitu saja? Kalau bukan anak daerah sini yang menuliskannya, siapa lagi?” Ungkap Pay yang juga mengatakan akan kembali berkunjung ke daerah hulu seperti Sanggau, Sekadau, Sintang dan Melawi pada pertengahan tahun ini.

“Kalau di setiap Kabupaten Kota ada satu orang saja yang menulis buku tentang daerahnya. Itu berarti akan ada 14 buku (14 kabupaten/Kota di Kalbar, red) yang akan terbit dan membawa perubahan daerah ini ke arah yang lebih baik.” Pungkas penulis yang saat ini tengah menggarap novel tentang akulturasi di Kota Singkawang.

Baca Selengkapnya..

between love and friendship diluncurkan

Diposkan oleh Pijar Publishing | 02.49 | | 2 komentar »


Pijar Publishing bekerja sama dengan LISMA UNTAN mengundang teman-teman untuk hadir dalam acara peluncuran buku karya penulis muda Pontianak, Pi'i yang berjudul Between Love and friendship. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada hari sabtu, 1 november 2008, pukul 09.00 - 11.00 wib, bertempat di Aula POBU UNTAN (seberang kopma untan).


selain peluncuran buku, juga akan diselenggarakan bincang-bincang kreatif seputar dunia kepenulisan bersama Pi'i, penulis buku, dan Pay Jarot Sujarwo.

Between Love and Friendship merupakann teenlit pertama yang diterbitkan oleh Pijar Publishing, yang mencoba mengajak pembaca di pontianak lebih akrab dengan buku tersebut, sebab cerita cinta yang ditawarkan terjadi di daerah tempat sungai kapuas ini mengalir.

jangan sampai ketinggalan. persediaan buku sangat terbatas. dan tentunya, membeli buku di lokasi acara, akan lebih murah daripada membeli di gramedia. dan bakal dapat tanda tangan penulis :)

Baca Selengkapnya..

Pijar Publishing Luncurkan Tatapan Kosong

Diposkan oleh Pijar Publishing | 10.44 | | 2 komentar »


Lembaga Penerbitan Pijar Publishing Pontianak kembali menerbitkan sebuah buku karya penulis Pontianak berjudul Tatapan Kosong: Catatan Harian Seorang Anak Pelacur, karya Agung Trihatmojo.
Pengelola Pijar Publishing Pay Jarot Sujarwo mengatakan bahwa buku ke tiga belas yang telah diterbitkan Pijar Publishing tersebut akan diluncurkan hari ini, Jum’at (17/8) pukul 15.30-17.00 wib di Toko Buku Gramedia Pontianak. Menurut Pay Catatan Harian Seorang Pelacur adalah buku fiksi kedua yang ditulis oleh Agung Trihatmojo setelah sebelumnya remaja yang masih bersekolah di SMA Santun Untan Pontianak ini sukses dengan buku perdananya berjudul Jika Kau Ingin Menghinaku, Cepatlah Sebelum Detik Itu Tiba.

Mengenai gairah kepenulisan remaja Pontianak, Pay Jarot Sujarwo berkomentar bahwa satu tahun belakangan remaja Pontianak sudah mulai menyadari tentang pentingnya dunia baca tulis. Dan tidak sedikit dari mereka yang mulai berani membukukan karya tulisnya.
“Ini merupakan pertanda positif bagi perkembangan kualitas SDM di Kota Pontianak di masa mendatang, sebab semangat membaca dan menulis yang ditumbuhkan sejak remaja merupakan jembatan awal menuju manusia berkualitas.” Ujar penulis muda yang juga memiliki program kempanye baca tulis ke sekolah-sekolah di Kalimantan Barat ini.
Sementara itu penulis buku, Agung Trihatmojo mengatakan bahwa buku yang ditulisnya kali ini bercerita tentang kegelisahan seorang remaja yang mengalami konflik bathin di keluarganya. Masih menurut Agung, buku ini merupakan karya fiksi yang ditulis sebagai media introspeksi bagi para remaja sebagai generasi dengan kondis masih labil.
Agung juga mengucapkan terima kasih kepada Pijar Publishing yang telah bersedia menerbitkan bukunya sehingga kemudian bias diapresiasi oleh segenap masyarakat Kalimantan Barat.
“Bang Pay dan Pijar Publishing yang dikelolanya merupakan pemuda dan organisasi yang mampu memotivasi kami, para remaja di Pontianak ini, untuk dapat terus berpikir dan bertindak kreatif. Semoga ke depan akan banyak lahir penulis-penulis dari bumi khatulistiwa ini yang lahir dari tangannya.” Tutur Agung memberikan apresiasi kepada Pijar. Sambil menghimbau masyarakat Pontianak untuk hadir pada acara peluncuran bukunya sore ini di Toko Buku Gramedia.


Baca Selengkapnya..


Hujan yang jatuh di hari minggu kemarin, menjadikan cuaca senin pagi (28/7) di Kota Singkawang terasa lebih dingin dari biasanya. Embun yang bercampur dengan sisa hujan membuat dedaun terlambat mengering. Seperti biasanya, menjelang jam tujuh pagi, meski hawa dingin menyerap pepori, Kota Singkawang tetap memperlihatkan antusiasme masyarakatnya dalam menyambut hari. Jalan raya ramai dilewati anak-anak sekolah, guru, pegawai pemerintahan, karyawan swasta, pun tidak ketinggalan penjual sayur keliling. Seperti biasanya pula, setiap senin pagi, instansi-instansi pemerintahan dan juga sekolah-sekolah melakukan apel pagi atau yang biasa disebut upacara bendera.
Pelan-pelan matahari mulai memancarkan sinarnya. Awan abu-abu perlahan menyingkir, menjadi terlihat begitu cerah. Di sekolah-sekolah Kota Singkawang, semenjak pukul 07.00 wib, upacara bendera berlangsung seperti biasanya. Tetapi ada yang tidak biasa terjadi pada upacara senin kali ini, di SMA N 6 Singkawang.
Di barisan dewan guru staf administrasi sekolah tampak dua orang yang untuk pertama kalinya mengikuti upacara bendera di sekolah yang terletak di Kecamatan Singkawang Utara tersebut. Namun dua orang ini bukanlah tenaga pengajar ataupun staf TU yang baru bertugas di SMA N 6, bukan pula peninjau dari lembaga pemerintahan. Dua orang ini adalah tim dari Pijar Publishing, Toni (Ketua Tim Kampanye Baca Tulis Kota Singkawang) dan Pay Jarot Sujarwo, penulis buku sekaligus pengelola Pijar Publishing, yang beberapa hari lalu juga berkunjung ke SMA N 6 Singkawang dalam agenda memotivasi para siswa untuk lebih mencintai dunia baca tulis.
“Hari ini kita kedatangan tamu spesial.” Ujar Hasfidayanti, S.Pi, yang saat itu bertugas sebagai Pembina Upacara.
Sekitar 30 menit upacara bendera selesai. Namun para siswa tidak serta merta membubarkan diri. Tak lama, dari pengeras suara terdengar bahwa akan ada sambutan dari tamu spesial yang tadi disebutkan. Yang dipanggil kemudian berdiri di tengah para siswa sambil memegang micrhopone. Memberikan ucapan salam, mengucapkan terima kasih kepada pihak SMA N 6 Singkawang, kemudian membaca surat resmi yang dibawanya.
Tamu spesial yang disebutkan Hasfidayanti tadi tak lain dan tak bukan adalah Penulis Muda kelahiran Pontianak yang juga terkenal sebagai motivator di dunia kepenulisan bagi para remaja, Pay Jarot Sujarwo.
Dalam sambutannya di hadapan kepala sekolah, dewan guru, staf administrasi, dan seluruh siswa ini, Pay Jarot mengatakan bahwa maksud dan tujuannya datang kembali ke SMA N 6 Singkawang, selain untuk berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah memfasilitasi kegiatan kampanye baca tulis, juga ingin memberikan penghargaan secara resmi kepada Pihak SMA N 6 Singkawang, sebagai fasilitator terbaik di antara sekolah-sekolah yang dikunjungi.
Menurut Pay, Pijar Publishing memberikan penghargaan ini karena SMA N 6 dinilai sebagai sekolah yang paling antusias, baik dari penyambutan pihak sekolah, kuantitas jumlah peserta, dan semangat para siswa. Ada lima sekolah yang dikunjungi, lanjut Pay Jarot, dalam program rutin Pijar di awal tahun ajaran ini di Kota Singkawang, yakni SMA N 2, SMK Mudita, SMA N 6, SMA N 1, MAN Model Kota Singkawang.
“Semoga penghargaan yang diberikan akan semakin memotivasi para siswa untuk lebih bergairah dalam dunia baca tulis. Sebab manusia yang berkualitas, adalah manusia yang akrab dengan bahan bacaan dan mau mengaplikasikannya dalam tulisan. Dan saya percaya hal itu dimiliki oleh siswa-siswi di SMA N 6” Ujar Pay.
Selesai memberikan sambutannya, Pay dari Pijar Publishing kemudian memberikan piagam penghargaan kepada kepala SMA N 6, Suhadi, S.Pd yang disambut gemuruh tepuk tangan seluruh peserta upacara. Selain piagam penghargaan, Pay Jarot juga memberikan sepuluh eksemplar buku terbitan Pijar Publishing berjudul Air Mata Bintang Kutub Utara secara cuma-cuma untuk menjadi penambah koleksi perpustakaan di sekolah tersebut.
Sementara itu Suhadi mewakili pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasihnya atas penghargaan yang diberikan Pijar Publishing. Suhadi mengaku bahwa dirinya tidak pernah mengira bahwa SMA N 6 yang menjadi pilihan sebagai fasilitator terbaik. Dirinya merasa dalam memberikan sambutan pada saat kedatangan Pay beberapa hari lalu, bukanlah sambutan istimewa. Namun Suhadi mengakui bahwa meskipun berlokasi jauh dari pusat kota Kelurahan Sungai Bulan, Kecamatan Singkawang Utara, namun SMA N 6 memiliki antusiasme yang cukup tinggi baik dalam mengikuti proses belajar mengajar, maupun kegiatan ekstra kurikuler.
“Semoga penghargaan kali ini tidak membuat kami tinggi hati, melainkan semakin termotivasi untuk mencetak prestasi.” Ujar Suhadi yang juga mendukung agenda berikutnya yakni kerja sama pihak sekolah dengan Pijar Publishing untuk menyelenggarakan lomba kepenulisan tingkat internal sekolah.
Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Salbiah, pengampu pelajaran Bahasa Indonesia yang mengatakan bahwa SMA N 6 memiliki siswa-siswa dengan potensi menulis yang tidak kalah dengan sekolah-sekolah favorit lainnya di Kota Singkawang ini.*** (rilis)

Foto: Pay Jarot Sujarwo memberikan piagam penghargaan kepada kepsek SMA N 6 Singkawang


Baca Selengkapnya..



Tampaknya setelah Pontianak, Kota Singkawang menjadi target kedua bagi penulis muda kelahiran Kalimantan Barat, Pay Jarot Sujarwo yang dengan getol memotivasi para remaja untuk mencintai dunia baca tulis. Setiap tahun, dalam program Kampanye Baca Tulis yang dilaksanakannya bersama Pijar Publishing ke sekolah-sekolah, selalu saja penulis buku Pontianak “teemager” Under Cover ini menyempatkan diri untuk berkunjung ke Singkawang.
Bahkan di awal tahun ajaran 2008/2009 ini Pijar Publishing terlihat lebih serius dalam menjalankan program motivasinya tersebut. Terbukti dengan dibentuknya tim Kampanye Baca Tulis Kota Singkawang yang tidak hanya turun di satu atau dua sekolah, melainkan tujuh sekolah sekaligus yang dilangsungkan selama seminggu berturut-turut, mulai dari hari selasa kemarin (22/7) sampai hari sabtu mendatang.
Toni, Ketua Tim Kampanye Baca Tulis Kota Singkawang mengatakan bahwa dirinya menyambut baik rencana Pay Jarot Sujarwo untuk mencerdaskan masyarakat Kota Singkawang melalui program yang diusung Pijar Publishing ini. Menurut Toni, mantan Ketua Senat STIE Mulia Singkawang ini, dirinya langsung menerima konsep yang ditawarkan oleh Pay untuk mengunjungi sekolah-sekolah yang ada di Singkawang.
“Beberapa bulan lalu saya sudah bertemu dengan Pay saat berkunjung ke sini (Singkawang, red) dan menyambut positif kegiatan yang dilakukannya.” Ujar Toni saat mendampingi Pay Jarot memotivasi para remaja di SMA N 2 Singkawang (22/7) kemarin.
Selanjutnya Toni menjelaskan bahwa selain SMA N 2 Singkawang, Tim Kampanye Baca Tulis Kota Singkawang juga akan membawa Pay Jarot Sujarwo untuk berkeliling ke sekolah yang lain, di antaranya SMK N 2 Singkawang, SMK Mudita, SMA Talenta, SMA N 1 Singkawang, MAN Model Singkawang, dan SMA N 6 Singkawang. Di sekolah-sekolah tersebut Pay yang juga dikenal sebagai motivator remaja di bidang kepenulisan, akan merangsang para remaja kota Singkawang untuk menulis dan mempublikasikan karya tulisnya.
Sementara itu Pay Jarot membenarkan bahwa kedatangannya kembali ke Kota Amoy ini, bukan sekadar mampir saja seperti pada masa-masa sebelumnya. Tetapi dirinya berniat akan membangun sebuah komunitas kepenulisan yang akan menjadi wadah penulis-penulis muda Singkawang untuk berkreativitas di dunia kepenulisan
“Selain kampanye baca tulis, Pijar bekerjasama dengan Dinas Pariwista, Dinas Pendidikan, dan KNPI Kota Singkawang juga akan menyelenggarakan seminar motivasi kepenulisan bertajuk The Power of Diary yang akan berlangsung tanggal dua dan tiga Agustus di Rumah Melayu Pentas Seni Budaya Singkawang dan Taman Pasir Panjang Indah Singkawang.” Ujar Pay sekaligus mengajak seluruh remaja Singkawang untuk mengikuti kegiatan tersebut, yang dihari pertama sosialisasi kegiatan sudah mendapatkan peserta lebih dari 60 orang
“Kita punya target sekitar 300an peserta, dan melihat antusiasme remaja Singkawang, insya Allah target tersebut dapat terpenuhi” lanjutnya.
Pay juga menambahkan bahwa setelah seminar motivasi The Power of Diary, dirinya bersama penggiat sastra Singkawang, khususnya yang masih berusia remaja akan mendeklarasikan Taman Belajar Menulis (TBM) Kota Singkawang.


Foto:
Atraktif : Aksi teaterikal Pay Jarot Sujarwo dalam memotivasi siswa di SMA N 2 Singkawang, (22/7) kemarin, membuat ratusan remaja di sekolah tersebut terkesima dan bergairah untuk menggeluti dunia kepenulisan.

Baca Selengkapnya..